Insiden Surabaya Membara

Panitia Sebut Insiden Berdarah Viaduk 'Surabaya Membara' Baru Pertama Terjadi Selama 7 Kali Digelar

Panitia penyelenggara Surabaya Membara, Taufiq 'Monyong' Hidayat mengatakan, ada beberapa resiko yang ia khawatirkan saat melihat kerumunan penonton.

Panitia Sebut Insiden Berdarah Viaduk 'Surabaya Membara' Baru Pertama Terjadi Selama 7 Kali Digelar
TRIBUNJATIM.COM/FELICIA SUGIANTO
Proses evakuasi jenazah penonton Surabaya Membara yang tertabrak kereta api di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Panitia penyelenggara Surabaya Membara, Taufiq 'Monyong' Hidayat mengatakan, ada beberapa resiko yang ia khawatirkan saat melihat kerumunan penonton berada di Viaduk.

Sebab acara kali ketujuh yang digelar tiap tahunnya oleh komunitas seniman Surabaya ini, menyita perhatian penonton.

Para penonton bahkan berkerumun di atas Viaduk atau perlintasan kereta api di atas jalan raya.

Taufiq menyebut, dirinya khawatir sebab Viaduk sebagai perlintasan kereta api dan juga resiko lain yang ia khawatirkan dari penonton.

Dibandrol Kurang dari Satu Juta Rupiah, Smart Tracker McEasy Bidik Kendaraan Motor Kelas Menengah

Satu di antaranya yang ditakutkan adalah penonton usil melempari batu dari atas Viaduk kepada penonton lain maupun pemain yang berada di bawah.

Namun, dirinya mengaku tak menyangka kejadian lain justru merenggut nyawa.

"Jalur itu bukan untuk jalur drama kami pikir kami tidak mensetting drama di rel kereta dan jalur kereta api tidak menjadi space penonton, itu bukan tempat layak penonton," kata dia, Sabtu (10/11/2018).

Memakan Banyak Korban, Acara Surabaya Membara Disebut Belum Kantongi Izin Pemkot

Selama pertunjukan berlangsung, Taufiq mengklaim bahwa pihaknya sudah memperingatkan untuk penonton tentang keselamatan diri mereka.

Tiap tahun, dirinya memperingati para penonton agar tidak menonton di atas Viaduk.

"Kami sudah sampaikan berkali-kali, setiap tahun. Saya sampaikan 'tolong yang ada diatas selamat datang, acara akan dimulai mohon turun'. Tapi ternyata lebih serem harusnya terselamatkan," imbuhnya.

Peringati Hari Pahlawan, Ronny Panggul Sepeda dari Kendal ke Surabaya dengan Jalan Kaki

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved