Hari Pahlawan

Hari Pahlawan, Plt Bupati Malang Sanusi Sebut Negeri ini Butuh Pahlawan Baru

Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi pimpin langsung Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Malang yang diperingati di Taman Makan Pahlawan Kepanjen.

Hari Pahlawan, Plt Bupati Malang Sanusi Sebut Negeri ini Butuh Pahlawan Baru
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Plt Bupati Malang, Sanusi menaburkan bunga di Taman Makam Pahlawan peringati Hari Pahlawan, Sabtu (10/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi pimpin langsung Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Malang yang diperingati di Taman Makan Pahlawan Kepanjen, Sabtu (10/11/2018).

Dalam pidatonya, Sanusi mengatakan, pemuda punya kesempatan untuk berkolaborasi dan turut beri andil dalam kemajuan bangsa.

"Negeri ini membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa, mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain, khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industri empat titik nol (4.0)," ucap Sanusi.

Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan, Petugas Polres Malang Kenakan Pakaian ala Tokoh Pahlawan

Sanusi menambahkan, setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya.

Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru.

Pahlawan baru yang dimaksud yaitu, sosok yang mampu berdedikasi dan memberikan prestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini.

Komnas HAM Kunjungi Kota Malang, Sutiaji Uraikan Keberpihakan Pemkot Terhadap Kelompok Minoritas

Hari Pahlawan, Patung Pahlawan Hamid Rusdi di Jalan Besar Ijen Malang Tampak Tak Terawat

Sosok-sosok itulah yang seharusnya ada dalam diri pemuda-pemudi Indonesia, sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya.

"Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial. Sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan," jelas Sanusi.

Lebih jauh, Sanusi menuturkan, perbedaan yang ada dalam bangsa Indonesia seharusnya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau golongan.

Gelar Razia, Dinas Sosial Kabupaten Malang Amankan 44 Gelandangan dan Pengemis

Hal itu menurut Sanusi, akan menghambat kemajuan bangsa.

"Jaga selalu persatuan dan kesatuan, dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita," imbuh Sanusi. (Erwin Wicaksono)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved