Pameran Karya ABK dan Anak Jalanan di Mercure Grand Mirama Surabaya, Ada Lukisan Seharga Rp 30 Juta

Meski mengalami gangguan fungsi kecerdasan intelektual dan adaptasi, namun bukan berarti ABK dan anak jalanan tak bisa berkarya.

Pameran Karya ABK dan Anak Jalanan di Mercure Grand Mirama Surabaya, Ada Lukisan Seharga Rp 30 Juta
SURYA/SUDARMA ADI
Lukisan berjudul Mallaby de Auto yang digarap tiga anak jalanan, yakni Rajesh, Risky dan Syahrul dibanderol Rp 30 juta, Sabtu (10/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski mengalami gangguan fungsi kecerdasan intelektual dan adaptasi, namun bukan berarti anak berkebutuhan khusus (ABK) dan anak jalanan tak bisa berkarya.

Setidaknya, ada 30 lukisan dari 16 pelukis yang dipamerkan di Mercure Grand Mirama Surabaya.

Dari lukisan ini, ada karya tiga anak jalanan berukuran 1x2 meter yang dibanderol Rp 30 juta.

Pameran yang bertajuk "Solidarity Week 2018" ini merupakan kerja sama Dinas Sosial Kota Surabaya dan Accor Hotel East Java Region.

Dukung Program Dinas Kesehatan, Fakultas Kedokteran Unair Bangun 340 Jamban untuk Warga Surabaya

Ke-30 karya lukisan dan foto anak-anak ini dipamerkan di Coffe Cafe Mercure Grand Mirama Surabaya.

Dalam pameran hasil karya lukis dan foto itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini didapuk membuka pameran itu.

Usai membuka pameran, Risma menuturkan jika ABK dan anak jalanan itu adalah anak-anak yang ditampung di Liponsos Kalijudan dan Kampung Anak Negeri Wonorejo.

Update Insiden Kereta Api Viaduk Surabaya Membara, Cerita Korban hingga Komentar Tri Rismaharini

“Tak mudah memang melatih mereka, terutama mengembangkan bakat yang ada,” jelas Risma, Sabtu (10/11/2018).

Dia sedikit bercerita bagaimana sulitnya mengatur ABK dan anak jalanan itu.

Saat dia baru pertama kali menjadi Wali Kota, dia pernah datang ke Liponsos Kalijudan.

Halaman
12
Penulis: Sudarma Adi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved