Hari Pahlawan

Refleksi Hari Pahlawan, Forum Cangkir Sembilan Bahas Peran Santri Hadapi Era 4.0

Forum Cangkir Sembilan gelar diskusi spesial Hari Pahlawan bertajuk "Santri 4.0 Mengawal arus Peradaban Baru," di Aula PWNU Jatim Surabaya.

Refleksi Hari Pahlawan, Forum Cangkir Sembilan Bahas Peran Santri Hadapi Era 4.0
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Suasana Forum Cangkir Sembilan di Aula PWNU Jatim, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Forum Cangkir Sembilan gelar diskusi spesial Hari Pahlawan bertajuk "Santri 4.0 Mengawal arus Peradaban Baru," di Aula PWNU Jatim Surabaya, Sabtu (10/11/2018).

Ketua Cangkir Sembilan, Syahroni mengatakan, Cangkir Sembilan merupakan forum yang dibentuk oleh para aktivis muda Nahdlatul Ulama dan lembaga internal naungan PWNU Jatim.

Dia juga mengatakan, sebuah forum semi formal yang membahas isu seputar kebangsaan, ke-Indonesia-an dan keislaman, namun dikemas modern dan cocok untuk generasi millennial.

Hidupkan Kembali Kawasan Kota Tua di Surabaya, Risma Gandeng Empat Perusahaan Cat ini

Hasil Akhir Persebaya Surabaya Vs PSM Makassar, Tuan Rumah Masih Terlalu Tangguh

"Kami berembuk dengan cara lesehan, tidak terlalu formal. Khas NU, tapi lebih kekinian," kata Syahroni pada TribunJatim.com, Sabtu (10/11/2018).

Forum kali ini mengundang lima pembicara, meliputi Pimpinan Aswaja Nahdlatul Ulama Center, Ma'ruf Khozin; CEO Teamwork, Fauzi Priambodo; Ketua Pokja Industri Kreatif, Irfan Wahid; LTN PBNU, Hari Usmayadi, dan Founder NU-JEK Abdul Rachman.

Kelima pembicara itu diharap mampu membentuk santri generasi millennial memiliki karakter yang mampu hadapi tantangan kekinian.

Update Insiden Kereta Api Viaduk Surabaya Membara, Cerita Korban hingga Komentar Tri Rismaharini

Fokus Sisi Kemanusiaan Korban Tragedi Viaduk Surabaya Membara, Soekarwo: Bukan Cari Benar Salah

Tiga Korban Tewas saat Menonton Surabaya Membara dari Viaduk Teridentifikasi

"Kami berharap santri siap tantangan dan tidak cuma bisa baca kitab. Tapi juga melek teknologi, ekonomi, dan sains," katanya.

Sebelum dimulai, forum tersebut diawali dengan pembacaan yasin dan tahlil yang ditujukan kepada para pahlawan Republik Indonesia dan para korban insiden viaduk "Surabaya Membara."

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved