Penjual Jas Hujan Dadakan di Surabaya Bisa Raup Keuntungan 2 Kali Lipat di Musim Penghujan

Toyib, penjual jas hujan mengatakan, dirinya bisa meraup keuntungan dua kali lipat dari hasil jualannya selama musim penghujan.

Penjual Jas Hujan Dadakan di Surabaya Bisa Raup Keuntungan 2 Kali Lipat di Musim Penghujan
TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Lapak dagangan milik Toyib, penjual jas hujan dadakan, di Jalan Darmo, Surabaya, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim, Mayang Essa 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masuki musim hujan pada bulan November ini, berbagai keuntungan dirasakan khusunya bagi penjual jas hujan. 

Toyib, penjual jas hujan mengatakan, dirinya bisa meraup keuntungan dua kali lipat dari hasil jualannya selama musim penghujan.

“Berjualan awal November dan setiap hari terjual hingga 50 item mantel.” kata dia,  Selasa 13/11/2018).

Selama musim penghujan, Toyib biasanya menjajakan barang dagangannya di Jalan Darmo, Kota Surabaya.

Targetkan 500 Ribu Pekerja Pahami Program Kerja Jokowi-Maruf Amin, TKD Jatim Mulai Sambang Pabrik

Jumlah penjualan Toyib mulai dirasakan saat memasuki awal musim penghujan.

Di masa awal musim penghujan, ia bisa menjual sekitar 20 item jas hujan.

Toyib mengaku, bisa mengantongi Rp 8 juta tiap harinya saat musim hujan turun.

Padahal, di hari biasa, ia hanya mendapatkan sekitar Rp 2 juta saja.

Djanur Minta Persebaya Surabaya Tak Jemawa dengan Hasil Kemenangan Lawan 4 Tim Papan Atas Liga 1

Di lapak dagangannya, Toyib menjajakan berbagai macam jas hujan dengan pilihan warna dan model.

Menurut Toyib, model jas hujan kelelawar dan terusan celana, paling banyak diminati pengendara. 

“Untuk harga banyak macamnya, mulai dari Rp 45 ribu, Rp 65 ribu, dan yang paling bagus Rp 100 ribuan," tandasnya.

Masuki Musim Penghujan, Pedagang Jas Hujan Dadakan Hiasi Jalan Darmo Surabaya

Penulis: Mayang Essa
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved