Rumah Politik Jatim

Penurunan Kemiskinan di Era Jokowi Lambat Dibanding Presiden Sebelumnya, Begini Analisa Faisal Basri

Faisal Basri memberi analisanya terkait penurunan angka kemiskinan di pemerintahan Jokowi yang diklaim terendah dibandingkan pemerintahan sebelumnya

Penurunan Kemiskinan di Era Jokowi Lambat Dibanding Presiden Sebelumnya, Begini Analisa Faisal Basri
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ekonom Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri memberikan analisanya terkait penurunan angka kemiskinan di pemerintahan Jokowi yang diklaim tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menjadi yang terendah dibandingkan pemerintahan pada tiga presiden sebelumnya.

Menurut Faisal Basri, angka penurunan kemiskinan pada pemerintahan presiden satu dan presiden yang lain tidak bisa disamakan.

"Kalau dulu angka kemiskinan masih tinggi, jadi lebih mudah untuk menurunkan dan persentase penurunannya bisa banyak," kata Faisal Basri, Rabu (14/11/2018).

Targetkan 500 Ribu Pekerja Pahami Program Kerja Jokowi-Maruf Amin, TKD Jatim Mulai Sambang Pabrik

Terkait Pernyataan Buta dan Budek dari KH Maruf Amin, Nasdem Sebut itu Pendidikan Politik

Sedangkan saat ini, angka kemiskinan yang menurut BPS sudah berada di bawah 10 persen akan lebih sulit diturunkan oleh pemerintahan.

"Karena mereka yang miskin ini miskinnya miskin banget, jadi keraknya kemiskinan itu ya susah dientaskan, pasti turunnya sedikit," kata Faisal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Rahayu Saraswati mengatakan, kecepatan penurunan jumlah penduduk miskin pada era pemerintahan Jokowi merupakan yang paling lambat sejak hampir dua dekade terakhir, yakni 0,51 juta jiwa per tahun.

Tambah Suara Parpol Pengusung Prabowo-Sandi, Partai Gerindra Wakafkan Sandiaga Uno

PKS Jatim Tak Wajibkan Caleg Pasang Foto Prabowo-Sandi di Atribut Kampanye, Begini Alasannya

Ia membandingkan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia sebesar 0,72 juta per tahun pada periode pertama dan 0,96 juta jiwa per tahun pada periode kedua.

Pun jika dibandingkan dengan pemerintahan di era Megawati Soekarnoputri yang mencapai 0.56 juta jiwa per tahun atau malah dengan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang mencapai 5,05 juta jiwa per tahun.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved