Rumah Politik Jatim

Jelang Pemilu 2019, Tjahjo Kumolo Perbolehkan Camat untuk Ikut Kampanye

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memperbolehkan camat untuk ikut kampanye dalam tahun politik jelang Pemilu 2019 ini.

Jelang Pemilu 2019, Tjahjo Kumolo Perbolehkan Camat untuk Ikut Kampanye
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Mendagri, Tjahjo Kumolo (dua dari kanan) saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Camat Regional III di Hotel Shangri-La, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memperbolehkan camat untuk ikut kampanye dalam tahun politik jelang Pemilu 2019 ini.

Namun kampanye yang dimaksud Tjahjo Kumolo adalah kampanye untuk ikut mensukseskan Pemilu tahun 2019.

Misalnya saja ikut sosialisasi untuk menggunakan hak pilihnya kepada para warga, lalu kampanye untuk mencegah ujaran-ujaran kebencian dan fitnah serta mengingatkan para juru kampanye yang ada di daerahnya agar jangan ada politik uang.

Mendagri Tjahjo Kumolo Ingatkan Camat untuk Selalu Berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil

Lebih Cepat, Gubernur Jatim Soekarwo Berencana Umumkan UMK Besok

"Tapi kalau untuk mengajak harus ikut mencoblos ini dan itu, camat tidak boleh karena ASN," kata Tjahjo Kumolo, Kamis (15/21/2018).

Meski begitu, Tjahjo Kumolo mengatakan, camat harus bisa membedakan mana yang kampanye dan mana yang menjalankan tugas sebagai bagian dari pemerintahan dan perpanjangan tangan dari presiden.

"Kalau mensosialisasikan hal yang berkaitan dengan kebijakan yang berhasil tidak ada masalah, karena camat adalah bagian dari presiden," lanjut Tjahjo Kumolo.

Pimpin Rakor Camat Nasional, Tjahjo Kumolo Dorong Camat Lebih Pahami Tugas dan Wewenang

Hari Diabetes Sedunia, Kepala Dinkes Jatim Ingatkan untuk Jaga Pola Makan, Istirahat dan Pikiran

Bahkan menurut Tjahjo Kumolo, camat harus bisa menyampaikan dengan baik apa yang telah dicapai presiden sekarang.

"Misalnya suksesnya pembangunan infrastruktur oleh presiden, itu boleh disampaikan dan bukan kampanye. Kalau kampanye kan suruh pilih nomor ini atau ini," tegasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved