Rumah Politik Jatim

Terkait Kampanye Partai Politik, Bawaslu Kota Batu Awasi Media Massa

Bawaslu Kota Batu tidak segan-segan melaporkan media massa yang mencuri start untuk partai politik berkampanye di media massa.

Terkait Kampanye Partai Politik, Bawaslu Kota Batu Awasi Media Massa
SURYA/SANY EKA
Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jatim, Nur Elya Anggraini, saat sosialisasi kampanye media massa di Bawaslu Batu, Jumat (16/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Bawaslu Kota Batu tidak segan-segan melaporkan media massa yang mencuri start untuk partai politik berkampanye di media massa.

Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdur Rahman mengatakan, kampanye di media massa baru boleh dilaksanakan nanti mulai tanggal 23-24 April 2019.

Di masa itulah, media massa bisa menampilkan iklan politik dan kampanye.

Apabila pihaknya mendapati ada parpol yang berkampanye di media massa, Bawaslu Kota Batu akan segera merekomendasikan ke pihak yang berkaitan.

Dewanti Rumpoko Akan Adopsi dan Terapkan Sistem Pertanian Jepang di Kota Batu

"Tugas kami mengawasi, apabila hal itu terjadi, kami pasti memberikan rekomendasi ke Dewan Pers," kata Rochman, Jumat (16/11/2018).

Ia menyatakan, di Kota Batu, hal seperti itu masih minim pelanggaran.

Di satu sisi, ia mengakui kalau media massa merupakan media yang memiliki pengaruh besar bagi parpol dan caleg.

Oleh karena itu, agar tidak terjadi pelanggaran, ia berharap media massa lebih berhati-hati.

Bina Marga PUPR Kota Batu Terjun Langsung untuk Pantau Gorong-gorong yang Tersumbat Tumpukan Sampah

Kedatangan Tamu Anak-anak TK Muslimat NU 05, Polres Malang Kota Kenalkan Fungsi dan Tugas Kepolisian

Hal senada juga dikatakan Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jatim, Nur Elya Anggraini.

Elya tidak memungkiri apabila berkampanye di media massa akan menguntungkan kedua belah pihak, baik dari sisi media massa ataupun dari parpol.

"Tetapi perlu saya ingatkan lagi Dewan Pers pun memiliki aturan bahwa media massa dilarang berpolitik. Saya rasa di Batu ini aman media massanya. Tidak akan curi start sebelum waktunya, yaitu 21 hari sebelum masa tenang," kata Elya.

Hadir di Kota Batu, Gus Ipul Ajak Masyarakat Jatim Berpartisipasi Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

Melly Goeslaw Ramaikan Banyuwangi Batik Festival yang Kolaborasikan Desainer Nasional dan Italia

Di lain hal, parpol boleh berpolitik kampanye di media sosial, asalkan media sosial itu sudah terdaftar di KPU dan Bawaslu setempat.

Ia menyebutkan kampanye ini berupa, ketika sebuah konten di media massa menampilkan citra diri yang bersifat kumulatif, yaitu menampilkan gambar, nomor urut calon, menyertakan visi misi, atau mengajak konstituen untuk mencoblos/memilih calon yang bersangkutan.

Kepala DLH Kota Malang Geregetan CCTV di Jembatan Muharto 3 Kali Dirusak Orang Tak Bertanggung Jawab

Berkaitan dengan iklan-iklan yang sudah banyak bermunculan di media massa akhir-akhir ini, itu masih bersifat gambar, atau logo, namun tidak mencantumkan nomor calon. (Sany Eka)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved