Pecatan Tentara Ini Suka Gadaikan Mobil Sewaan, Selalu Tampil Pakai Seragam Polisi

Eko Widyo Setyo Nugroho (34) warga Dusun Kertorejo, Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto diringkus anggota Sat Reskrim Polres Mojokerto Kot

Pecatan Tentara Ini Suka Gadaikan Mobil Sewaan, Selalu Tampil Pakai Seragam Polisi
danendra/surya
Pelaku penipuan mobil rental di Mojokerto 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKETO - Eko Widyo Setyo Nugroho (34) warga Dusun Kertorejo, Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto diringkus anggota Sat Reskrim Polres Mojokerto Kota.

Eko ditangkap karena melakukan tindakan penipuan terhadap Samsul Huda, pengusaha rental mobil. Eko diamankan di wilayah Dlanggu, Kabupaten Mojokerto Senin (14/11).

Modus yang dilakukan Eko dalam melancarkan aksinya yakni menggadaikan mobil rental yang dia sewa. Seperti mobil Honda Brio putih nopol L 1094 XB milik Samsul Huda.

"Saya pinjam mobil di rental kemudian saya gadai. Saya sudah menggadai tiga mobil seharga Rp 20 juta hingga Rp 30 juta," kata Eko, Senin (19/11).

Rizky Febian Kecewa Berat pada Ibunya, Sule Pun Sampai Gagal Bujuk Rizky Febian Hadiri Ultah Lina

Eko mengaku uang hasil gadai digunakan untuk membayar hutang. Setiap bulan, mantan pecatan TNI ini harus membayar tunggakan utang ke salah seorang renternir.

"Waktu itu kan dikasih lowongan pekerjaan sama teman. Terus uang saya dibawa kabur. Saya pinjam di renternir saya bingung untuk menggantinya. Uang dari gadai mobil rental saya gunakan untuk gali lobang tutup lobang (bayar hutang) di renternir. Selain itu juga untuk keperluan sehari-hari" akunya kepada TribunJatim.com.

Untuk melancarkan aksinya, Eko selalu menggunakan pakaian seperti polisi. Dia mengenakan rompi hitam bertuliskan Polisi, baju cokelat bertuliskan polisi serta ada lambang TRIRATA, serta membawa pistol mainan.

Peserta Muktamar IPM yang Berusaha Bentangkan Poster di Depan Presiden Dianggap Tidak Bermasalah

"Pakaian polisi saya beli di toko dekat terminal Mojosari. Saya telah menggunakan pakaian laiknya polisi selama satu tahun," terangnya kepada TribunJatim.com.

Sementara Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari dua korban penipuan Eko. Pihaknya juga akan melakukan pengembangan kasus penipuan ini.

"Sementara kami akan menjerat tersangka dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan hukuman kurungan penjara maksimal 5 tahun," pungkasnya. (Nen/TribunJatim.com)

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved