Santri dan Alumni Ponpes di Gresik Dibekali Pengetahuan Wirausaha

program penumbuhan wirausaha baru di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Santri dan Alumni Ponpes di Gresik Dibekali Pengetahuan Wirausaha
(surya/Sugiyono)
BANTUAN - Sekretaris Ditjen Ikma (Industri kecil makanan dan aneka), Kementerian Perindustrian RI Eddy Siswanto (Kiri) memberikan bantuan mesin pembuat roti kepada pengasuh ponpes Mambaus Sholihin KH Masbuhin Faqih (Kanan) dengan disaksaikan DPR RI Iskandar Syaichu (Tengah) di Ponpes Mambaus Sholihin, Senin (19/11/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kementerian perindustrian RI memberikan program penumbuhan wirausaha baru di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Program tersebut untuk menyiapkan 'santri berindustri' atau entrepreneur santri saat lulus dari pondok pesantren.

Sekretaris Ditjen Ikma (Industri kecil makanan dan aneka), Kementerian Perindustrian RI Eddy Siswanto, mengatakan bahwa selama ini para santri telah dididik pengetahuan tentang agama, sehingga pondasi yang kuat itu bisa menumbuhkan jiwa wirausaha yang lebih baik.

Dalam program penumbuhan wirausaha tersebut, para santri dan alumni Ponpes Mambaus Sholihin diberi motivasi tentang jiwa wirausaha oleh seorang motivator.

Mengintip Isi Oleh-oleh Jokowi untuk Para Cucu Jan Ethes dan Sedah Mirah yang Dibeli di Surabaya

Kemudian untuk mengawali berwirausaha, Ponpes Mambaus Sholihin diberi bantuan berupa alat membuat kue sebanyak 20 unit dan dilatih selama 5 hari.

Dari bantuan peralatan membuat roti, diharapkan bisa digunakan untuk melatih para santri dan alumni Ponpes Mambaus Sholihin yang ingin mengembangkan wirausaha.

Selain itu juga bisa digunakan untuk mengembangkan usaha Ponpes dibidang aneka jenis roti dengan brand Mambaus Sholihin Bakery (MBS Bakery).

"Kalau kita bicara ponpes itu kan pondasi agamanya sudah kuat. Dengan moral santri yang baik dan kemandirian yang bagus, keberhasilan menjadi pengusaha cukup besar. Baik di pesantren maupun mandiri," kata Eddy, dalam pembukaan program penumbuhan wirausaha baru di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci Kecamatan Manyar Gresik, Senin (19/11/2018).

Cabuli Siswa SMP Sebanyak 7 kali, Pria Asal Wonokromo Surabaya Harus Mendekam di Penjara

Oleh karena itu, selama 2018 ini, Kementerian Perindustrian RI roadshow ke Ponpes-ponpes untuk menumbuhkan semangat wirausaha kepada para santri. Selama 2018 ini sudah 15 Ponpes yang diberi pengetahuan tentang wirausaha dan bantuan peralatan mesin.

"Kemarin sudah ke Pondok Sunan Drajat Lamongan dan Ponpes Lirboyo Kediri. Kita memberikan bantuan alat sesuai kebutuhan. Kalau kebutuhannya untuk membuat usaha makanan roti ya kita beri peralatan roti. Kalau kebutuhannya peralatan menjahit ya kita beri mesin jahit. Karena banyak santri yang membutuhkan pakaian muslim, sehingga kita bantu mesin jahit," imbuhnya kepada TribunJatim.com.

Sementara anggota DPR RI Komisi VI Iskandar Syaichu yang ikut mengawasi program penumbuhan wirausaha baru di pondok pesantren Mambaus Sholihin mengatakan, bahwa keberadaan santri sangat dekat dengan masyarakat sehingga diperlukan peluang usaha untuk kemandirian usaha.

Sehingga santri dan ponpes bisa terus berjuang menyampaikan ilmu pengetahuan di masyarakat.

"Dari acara ini akan muncul entrepreneur dari pondok pesantren. Bisa usaha catering dan toko roti untuk kepentingan kegiatan pondok. Dengan bantuan peralatan ini tinggal membuat brand karya pondok pesantren Mambaus Sholihin untuk kegiatan internal pondok," kata Iskandar Syaichu.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh pengasuh Ponpes Mmambus Sholihin yang dipimpin KH Masbuhin Faqih.

Pengakuan Mengejutkan Vicky Prasetyo Pasca Gerebek Angel Lelga: Angel Langsung Bergegas Pakai Baju

Perwakilan pengurus Ponpes Mambaus Sholihin Abdul Muqsith mengatakan bahwa saat ini Ponpes Mambaus Sholihin telah mengembangkan cabang Ponpes di beberapa Kecamatan dan daerah lainnya. Sehingga program penumbuhan wirausaha baru di pondok pesantren bisa digunakan untuk kemandirian pondok dan santri.

"Saat ini Ponpes Mambaus Sholihin telah membuka cabang di beberapa tempat. Diantara di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang Gresik. Di perbatasan Jawa Timur di Kabupaten Banyuwangi dan ada di luar pulau. Sehingga program wirausaha ini bisa bermanfaat untuk pengembangan pondok dan santri. Sehingga bisa fokus dalam menjaga negara kesatuan Republik Indonesia," kata olihin Abdul Muqsith. (Sugiyono/TribunJatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved