Ngaku Bisa Gandakan Emas dan Tipu Warga, Waria di Jombang Diciduk Polisi

Penangkapan bermula dari adanya laporan seorang warga, Siti Kalimah warga Desa Mojongapit, Jombang pada minggu (18/11/18) lalu.

Ngaku Bisa Gandakan Emas dan Tipu Warga, Waria di Jombang Diciduk Polisi
TribunJatim.com/ Sutono
Sutrisno alias Rosa (kanan) di kantor Polres Jombang. 

TRIBUNJATMI.COM, JOMBANG - Diduga menipu seorang ibu rumah tangga, seorang waria bernama Sutrisno alias Rosa (35) asal Desa Krecek Kecamatan Pare Kediri ditangkap anggota Reserse Kriminal Polres Jombang.

Penangkapan bermula dari adanya laporan seorang warga, Siti Kalimah warga Desa Mojongapit, Jombang pada minggu (18/11/18) lalu.

Dia mengaku ditipu, seluruh barang berharga miliknya dibawa kabur sang waria bertubuh tambun tersebut.

Modusnya, tersangka mengaku bisa mengambil emas secara supranatural.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Rabu (21/11/18) malam di kawasan SPBU Tambakberas.

Amien Rais Bakal Jewer Haedar Nashir yang Bebaskan Pilihan Warga Muhammadiyah di Pilpres 2019

Dijelaskan, pelaku mengaku bisa mengambilkan sejumlah perhiasan emas yang ada di rumah korban.

Emas itu disebutnya masih tidak bisa dilihat dengan kasat mata, dan hanya bisa diambil dengan ilmu magis.

Kepada korbannya, Rosa mengajukan beberapa syarat, yakni dengan menyerahkan seluruh perhiasan dan barang berharganya terlebih dahulu.

"Pelaku datang ke rumah korban dengan dalih bisa mengambil emas yang terletak didalam rumah korban. Korban percaya Karena pelaku pintar meyakinkan korban", terangnya.

Setelah rencana tersebut berjalan mulus, selanjutnya Rosa mengajak korban ke pasar untuk membeli kembang. Saat itulah korban diterlantarkan di pasar oleh pelaku.

"Setelah bukti dan keterangan cukup kami lakukan pengejaran dan alhamdulillah akhirnya pelaku bisa kami amankan di sekitar SPBU Tambakberas tadi malam", ungkap AKP Gatot kepada Surya, Kamis (22/11/2018).

Dari penangkapan itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti, diantaranya sebuah telepon genggam merk Samsung J7 warna hitam dan uang tunai Rp. 4.320.000, hasil hasil penjualan perhiasan emas milik korban.

"Pelaku kami jerat dengan pasal 378 KUHP, ancaman hukumanya empat tahun penjara", pungkasnya.

(uto/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved