Polisi di Lamongan Diserang, Kapolres Pasuruan Sidak Pos Lantas Cek Sistem Keamanan

Polisi di Lamongan Diserang, Kapolres Pasuruan Langsung Sidak ke Pos Lantas Mengecek Sistem Keamanan.

Polisi di Lamongan Diserang, Kapolres Pasuruan Sidak Pos Lantas Cek Sistem Keamanan
TRIBUNJATIM/GALIH LINTARTIKA
Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo saat sidak pos polisi dan memberikan semangat ke anggota yang tengah berjaga, Kamis (22/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo bersama sejumlah Pejabat Utama Polres Pasuruan mengunjungi anggota yang berdinas di sejumlah pos di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/11/2018) siang.

Kapolres melihat kondisi anggota di lapangan yang ada di pos - pos polisi ini. Ia pun juga mengecek sistem keamanan di masing-masing pos polisi yang ada. Terakhir, ia juga memberikan semangat dan support kepada anggota yang berjaga di pos polisi.

"Sebenarnya ini sudah rutin kami lakukan. Sebagai pimpinan, kami harus support dan perhatian ke anggota yang di lapangan. Itu sudah menjadi kewajiban kami," kata Kapolres kepada Surya (Tribunjatim Network).

Hina Banser dan NU, Kades Kablukan Kecamatan Bangilan Suseno Ediyono Dilaporkan ke Polres Tuban

Nah, kali ini, kata dia, sedikit berbeda. Artinya, lanjut Kapolres, pihaknya memberikan perhatian dan support penuh ke anggota paska kejadian penyerangan anggota polisi di Pos Polisi WBL Paciran, Lamongan oleh dua orang.

"Kami berikan semangat ke anggota agar tetap semangat menjaga dan mengamankan kamtimbas di Pasuruan. Tidak terprovokasi dengan kejadian itu," tambah Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini.

Rizal, sapaan akrab Kapolres, juga menambahkan, pihaknya juga meminta untuk selalu waspada selama 24 jam penuh. Artinya, selama itu, anggota harus siaga. Bahaya atau malapetaka itu bisa terjadi kapan saja.

Ortu Penyerang Polisi di Lamongan Minta Keringanan Hukuman, Farikhin: MS Masih Siswa SMK Terpengaruh

Jaga Pos Lantas, Anggota Polres Lamongan Diserang Orang Tak Dikenal, Wakapolda Langsung Turun Tangan

"Tapi kami tidak takut, dan kami selalu siap mengatasi dan mengantisipasi kondisi yang ada. Kami juga lengkapi anggota dengan senjata, jika kondisi yang membahayakan bisa digunakan kapan saja," jelas dia.

Ia menegaskan kepada anggota agar kejadian di Lamongan dijadikan sebuah pelajaran. Tetap waspada dengan orang yang terlihat mencurigakan.

"Di satu sisi , kami ikut berduka atas kejadian yang menimpa anggota dan saudara kami di sana. Di satu sisi, kami harus tetap waspada dan berjaga. Kami akan tingkatkan keamanan di sini. Tadi, saya sudah sampaikan ke anggota untuk terus semangat dan jangan pernah takut," pungkasnya. (Galih Lintartika)

Hasil Pendalaman, ER si Penyerang Pos Polantas di Lamongan Diduga Terlibat Kelompok Jaringan Teroris

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved