Angin Puting Beliung Terjang Diwek Jombang, Puluhan Rumah Warga Rusak

Angin puting beliung yang menyertai hujan merusak puluhan rumah di Dusun Nglerep, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang.

Angin Puting Beliung Terjang Diwek Jombang, Puluhan Rumah Warga Rusak
SURYA/SUTONO
Rumah warga di Desa Kwaron, Diwek, Jombang yang rusak diterjang angin puting beliung, Sabtu (24/11/2018). Warga sedang bergotong-royong. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Angin puting beliung yang menyertai hujan merusak puluhan rumah di Dusun Nglerep, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang, Sabtu (24/11/2018).

Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Meski hujan tidak terlalu deras, namun hembusan angin yang menyertainya cukup kencang dan membuat rumah serta satu mobil tertimpa pohon.

Heri Sugiono (40), salah seorang warga setempat mengatakan, kejadiannya begitu cepat.

Sambut Hari Kesehatan Nasional, Lembaga Kesehatan NU Gelar Acara di Alun-alun Jombang

Ngaku Bisa Gandakan Emas dan Tipu Warga, Waria di Jombang Diciduk Polisi

Didahului gerimis, kemudian sebelum hujan deras turun, angin kencang lebih dulu mengamuk di desanya.

Akibat kejadian ini, puluhan rumah mengalami rusak parah pada bagian atapnya.

Selain itu, sejumlah pohon yang berada di sepanjang jalan desa setempat juga roboh.

“Saya dan istri langsung lari ke tempat yang aman, anak saya gendong,” ungkapnya kepada Surya (TribunJatim.com Network), Sabtu (24/11/2018).

Kantor Urusan Agama Jombang Dibobol Pencuri, Dua Harddisk Komputer Raib

Begini Tanggapan Yusril Ihza Mahendra Terkait Polemik Perda Syariah

Sepanjang sore hingga usai Magrib, warga masih tampak sibuk membersihkan sisa-sisa amukan angin tersebut.

Sejumlah dahan pohon yang roboh di halaman rumah penduduk pun mulai dipotong secara gotong royong.

Selain di Desa Kwaron, bencana angin puting beliung ini dilaporkan terjadi di Desa Keras, Kecamatan Diwek.

Dinas Sosial Kabupaten Jombang Minta Distribusi Beras dan Telur untuk BPNT Dilakukan Bersamaan

Akibat bencana ini, aliran listrik di desa setempat dan beberapa desa lain hingga kini masih padam.

Belum diketahui berapa total kerugian materi yang dialami warga.

Sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan. (Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved