Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko Ngopi dan Main Musik Lesung di Banyuwangi

Kepala Kantor Staf Presiden, Jendral (Purn) Moeldoko mengunjungi Banyuwangi, pada Senin (26/11/2018).

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko Ngopi dan Main Musik Lesung di Banyuwangi
SURYA/Haorrahman
Kepala Kantor Staf Presiden, Jendral (Purn) Moeldoko mengunjungi Banyuwangi, Senin (26/11). Dia ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan ulama kondang Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Kepala Kantor Staf Presiden, Jendral (Purn) Moeldoko mengunjungi Banyuwangi, pada Senin (26/11/2018).

Moeldoko menyempatkan diri menikmati wisata kuliner khas Banyuwangi.

Bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan ulama kondang Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Moeldoko langsung diajak menikmati makanan ikan laut khas Banyuwangi, mulai ikan bakar, sup ikan, kepiting, hingga kerang.

Usai menyantap seafood, Moeldoko mengunjungi Sanggar Genjah Arum di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

(Kisah Guru GTT di Jember, Rela Gendong Balita dan Dibayar Rp 200 Ribu Demi Mengajar di Sekolah)

(Ditanya tentang Hubungannya dengan Fransen Susanto, Ayu Ting Ting Malah Merasa Selalu Bersalah)

Sanggar seni yang berarsitekturkan bangunan khas Suku Osing (masyarakat asli Banyuwangi) ini juga terkenal akan kelezatan kopinya.

Di sana, Moeldoko menikmati kopi yang diproduksi warga setempat sembari diiringi lantunan musik khas Banyuwangi.

Dia juga ditunjukkan jenis-jenis kopi Banyuwangi, dan mencicipinya satu per satu, termasuk kopi luwak.

"Ada sesuatu yang berharga di sini, lingkungannya sangat nyaman. Ini sesuatu yang tak bisa dinilai. Menikmati kopi Osing yang aromanya lezat di lingkungan yang sangat natural, membawa pesan ingin selalu kembali ke Banyuwangi. Saya sudah sampaikan ke anak dan istri saya untuk liburan ke Banyuwangi. Saya melihat daerah ini tumbuh sangat baik," ujar Moeldoko.

Dengan suasana khas perdesaan, Moeldoko juga terlihat rileks.

Bahkan Moeldoko juga ikut bermain musik dengan alat dari lesung padi dengan para pemusik yang mayoritas adalah nenek-nenek desa setempat.

(Polisi Gerebek Rumah di Mulyorejo, 10 Pria Asik Main Judi Dadu Dibekuk)

(Bangun Gudang Farmasi, Pemkab Mojokerto Gerojok Anggaran Sebesar Rp 6 Miliar)

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved