Pembukaan Honda DBL Camp 2018, Azrul Ananda: Rasakan Siksaan Luar Biasa yang Menyenangkan

Sebanyak 250 peserta dan 53 pelatih siap memperebutkan tiket ke Los Angeles, Amerika Serikat, lewat Honda DBL Camp 2018.

Pembukaan Honda DBL Camp 2018, Azrul Ananda: Rasakan Siksaan Luar Biasa yang Menyenangkan
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Sebanyak 250 peserta mengikuti prosesi pembukaan seleksi lanjutan Honda Developmental Basketball League (DBL) di DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya, Selasa (27/11/2018). 250 pemain dan 53 pelatih ini hasil seleksi dari 30 kota dan 22 provinsi di seluruh Indonesia. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 250 peserta dan 53 pelatih siap memperebutkan tiket ke Los Angeles, Amerika Serikat, lewat Honda DBL Camp 2018.

250 pebasket pelajar tersebut merupakan pemain-pemain terbaik dari 30 kota di 22 provinsi se-Indonesia.

Dibantu lima pelatih top dari World Basketball Academy Australia (WBAA) dan dipimpin langsung oleh Andrew Vlahov, mantan pemain National Basketball League of Australia, camp ini nantinya akan menghasilkan 12 pemain putra dan 12 pemain putri terbaik serta empat pelatih untuk berangkat ke negeri Paman Sam.

Honda DBL Camp 2018, 250 Pebasket Pelajar Ikuti Uji Ketahanan Fisik Beep Test

Cerita Peserta Honda DBL Camp 2018 Asal Jayapura, Punya Skill Melompat Setinggi 3,22 Meter

"Beberapa hari ke depan, kalian akan merasakan siksaan yang luar biasa. Tapi siksaannya menyenangkan kok, karena no pain, no gain," tutur CEO dan Founder PT DBL Indonesia, Azrul Ananda dalam pembukaan Honda DBL Camp 2018 di DBL Academy Pakuwon Trade Center, Surabaya, Selasa (27/11/2018).

Ia pun menggoda para peserta yang sudah mengikuti camp tahun lalu, untuk tidak membocorkan 'siksaan' seperti apa yang akan mereka rasakan nanti.

"Jangan ceritakan ya kepada yang belum pernah camp, kerasnya seperti apa. Tapi saya berharap ini bisa menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kalian," ujarnya.

5 Fakta Unik Rumah Mewah Baim Wong dan Paula yang Bernuansa Rustic, Semua Interior Didesain Sendiri

Honda DBL Camp 2018, Misi Gadis Asal Malang Menembus Skuad DBL ALL Star di Tahun Akhirnya di SMA

Ia mengatakan memang tidak semua peserta nantinya akan menjadi pebasket profesional.

Namun ia meyakini, melalui basket, peserta bisa mempelajari segalanya.

Ia lalu memberikan mikrofon pada pelatih Andrew Vlahov.

Mengenal Andi Autumn, Istri Sesama Jenis dari Anak di Luar Nikah Jackie Chan yang Tak Direstui

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

Andrew menekankan, ia ingin para peserta untuk memiliki pola pikir 'maximum effort', alias usaha maksimal.

"Pekerjaan kami sebagai pelatih adalah menggiring kalian untuk menjadi pemain yang baik. Tapi yang kami cari adalah adalah siapa yang bisa menjadi talenta terbaik, teammate terbaik, dan siapa yang paling bersenang-senang," jelasnya. (Delya Octovie)

Penulis: Delya Octovie
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved