Ada 10 Desa di Jember Miliki Produk Unggulan dan Kembangkan Potensi Desa

Sedikitnya 10 desa di Kabupaten Jember sudah memiliki produk unggulan dan mampu mengembangkan potensi desa masing-masing.

Ada 10 Desa di Jember Miliki Produk Unggulan dan Kembangkan Potensi Desa
Surya/Muhammad Erwin Wicaksono
Batik Baru Kabupaten Jember, Batik Tulis Meru Betiri 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sedikitnya 10 desa di Kabupaten Jember sudah memiliki produk unggulan dan mampu mengembangkan potensi desa masing-masing.

10 desa di Kabupaten Jember tersebut masih jauh dibandingkan dengan jumlah desa di Jember yang berjumlah 226 desa.

Karenanya, tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Jember bakal mengembangkan potensi masing-masing desa dan membuat produk-produk unggulan.

"Kami sedang identifikasi potensi masing-masing desa, dan lakukan pembinaan. Tahun depan kami fokus mendampingi pengurus Bumdes untuk pengembangan ekonomi dan pembedayaan desa. Pemberdayaan ini sangat penting karena bisa untuk jangka panjang, bukan sekadar pembangunan fisik saja," tegas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember Eko Heru Sunarso kepada TribunJatim.com, Rabu (28/11/2018).

Jelang Laga PSMS Medan Vs Persebaya, Irfan Jaya Bagi Pengalaman usai Bela Timnas Indonesia

Eko Heru Sunarso mengatakan, beberapa desa yang sudah mengembangkan potensi desa masing-masing, seperti Desa Karangpring Kecamantan Sukorambi, juga Desa Balung Kulon Kecamatan Balung.

Desa Karangpring dikenal sebagai sentra bunga mawar, sedangkan Desa Balung Kulon dengan kerajinan tangan dari manik-manik.

Warga Desa Karangpring, lanjut Heru, sudah mengembangkan potensi bunga mawar menjadi aneka olahan seperti teh mawar dan dodol mawar.

"Jadi tidak hanya dijual bunganya saja di pinggir jalan itu," kata Eko Heru Sunarso kepada TribunJatim.com .

Menuru Heru Sunarso, desa-desa yang memiliki potensi harus didukung salah satunya dengan stimulus dari Dana Desa. Apalagi seluruh desa di Kabupaten Jember sudah memiliki BumDes.

Seleksi Calon Kepala Sekolah di Kabupaten Jember Diikuti 367 Perserta

"Potensi desa harus digali dan dikembangkan, didukung oleh Dana Desa. Pada prinsipnya desa harus berdaya, menuju desa Mandiri. Itu memang yang selalu dipesankan Bapak Presiden, Bapak Menteri. Dana Desa tidak hanya dipakai untuk pembangunan fisik namun lebih penting kepada pemberdayaan masyarakat dan ekonomi supaya desa menjadi mandiri. Bisa melalui desa wisata, atau pengembangan produk UMKM," tegas Heru Sunarso.

Pemkab Jember, kata Heru, terus mendorong kepala desa mengembangkan dan menggali potensi desa masing-masing. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved