Tas Misterius di Traffic Light Duwet Magetan Diledakkan, Ternyata Isi Handuk dan Perlengkapan Bayi

Penemuan tas misterius di pertigaan lampu lalu lintas Duwet, Magetan, sempat membuat heboh pengendara sekitar. Lalu, apa isinya?

Tas Misterius di Traffic Light Duwet Magetan Diledakkan, Ternyata Isi Handuk dan Perlengkapan Bayi
SURYA/DONI PRASETYO
Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai dan Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Sukatni, menunjukkan isi tas misterius yang ditemukan dipertigaan lampu lalu lintas Duwet, Magetan, Kamis (29/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Penemuan tas misterius di pertigaan lampu lalu lintas Duwet, Magetan, sempat membuat heboh pengendara sekitar.

Aparat keamanan juga bahkan meminta bantuan Tim Gegana Brimob Kompi C Madiun untuk mengamankan lokasi tas tersebut.

Namun, rupanya, tas hitam bermotif tersebut ternyata berisi handuk dan perlengkapan bayi.

Sebelumnya, laporan yang diterima Polres Magetan, ada tas hitam berdiameter kurang lebih 25 centimeter persegi, diletakkan seorang pengendara motor yang tidak diketahui identitasnya, di pertigaan lampu lalu lintas Duwet, Kami (29/11/2018).

Menurut Komandan Pos Polisi Lalu Lintas Magetan, Iptu Suyatno, laporan masyarakat tersebut diterima sekitar pukul 10.00 WIB.

"Setelah terima laporan dari masyarakat dan dicek benar, Polisi langsung mengamankan lokasi dan memasang garis polisi disekitar tas, yang sebelumnya dianggap misterius itu," kata Iptu Suyatno kepada Surya (grup TribunJatim.com), Kamis (29/11/2018).

Tas Hitam di Traffic Light Duwet Magetan Bikin Geger, Polisi Tutup Lokasi di Radius 1 Kilometer

Seorang warga temukan tas hitam bergambar di pertigaan traffic light (lampu lalu lintas) Duwet, tepat di depan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Kamis (29/11/2018).
Seorang warga temukan tas hitam bergambar di pertigaan traffic light (lampu lalu lintas) Duwet, tepat di depan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Kamis (29/11/2018). (SURYA/DONI PRASETYO)

Untuk meminimalisir risiko, polisi kemudian menutup jalur jalan yang relatif padat arus lalu lintasnya ini seluas radius 1 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

Hal ini menyebabkan jalur jalan menuju ke arah Madiun, Ponorogo dan Kota Magetan juga tertutup.

Tim Gegana Brimob Kompi C Madiun, sekitar dua jam kemudian datang kelokasi, dan memasang alat peledak di tas tersebut.

Sebelum peledakan, masyarakat yang berjubel menonton tas nisterius itu diminta menjauh dari lokasi kejadian sejauh kurang kebih 50 meter dari tempat peledakan.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved