Pria di Kota Madiun ini Jualan Jangkrik dan Kandangnya, Mainan 'Kuno' yang Tergantikan Smartphone

Sunarto (57) tampak memasukkan puluhan kotak bambu tempat jangk yang ditumpuk di pinggi trotoar ke dalam tas ronjot di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun

Pria di Kota Madiun ini Jualan Jangkrik dan Kandangnya, Mainan 'Kuno' yang Tergantikan Smartphone
(Surya/Rahadian bagus)
Sunarto penjual jangkrik di Kota Madiun 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Waktu sudah menunjukan pukul 13.00 WIB, Sunarto (57) tampak memasukkan puluhan kotak bambu tempat jangkrik yang ditumpuk di pinggi trotoar ke dalam tas ronjot di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun.

Terdengar suara 'krik..krik..krik..krik' atau jangkrik dari dalam kotak bambu yang masing-masing berukuran sebesar batu bata itu.

"Sudah mau pulang, besok jualan lagi di sini," kata Sunarto saat ditemui TribunJatim.com 
di depan warung Pecel Pojok di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun, (3/12/2018) siang.

Setiap hari pukul 07.30 hingga 13.30 WIB, mulai Senin hingga Sabtu, Sunarto berjualan jangkrik di pinggir trotoar. Namun pada hari Minggu, ia berjualan di pasar Burung Njoyo, Kota Madiun.

Dalam sehari ia bisa menjual lima hingga sepuluh kotak. Jumlah tersebut jauh berbeda ketika ia berjualan 20 tahun silam. Pada saat itu, ia mampu menjual 50 hingga 60 kotak dalam sehari.

Ayah dua anak ini menuturkan, semakin tahun penggemar jangkrik semakin berkurang. Pada zaman dahulu, kata Sunarto, jangkrik merupakan mainan yang sangat digemari oleh anak-anak.

Mengintip Rumah Rp 1 M Bajindul di Desa, TKI Korea yang Sempat Viral Gara-Gara Video Medhok

Namun, seiring perkembangan zaman, jangkrik pun mulai ditinggalkan. Anak-anak lebih memilih bermain game di ponsel mereka.

"Dulu, sekitar tahun 98, sehari bisa 50 hingga 60 kotak. Sekarang sudah banyak yang mainan HP (handphone), jadi kurang laku," kata warga Dusun Kuncen, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini saat ditemui.

Kakek dua cucu ini menuturkan, kotak atau kandang jangkrik ini dia buat sendiri. Satu lonjor atau sebatang bambu utuh seharga Rp 20 ribu, bisa menjadi 50 hingga100 kotak jangkrik, tergantung diameter dan panjang bambu.

Dalam sehari ia bisa membuat sepuluh kandang jangkrik. Ketrampilannya membuat kandang jangkrik, diajarkan oleh ayahnya ketika ia masih kecil.

BREAKING NEWS: Pria Tak Berkaus Ditemukan Tewas di Mojokerto

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved