Bupati Probolinggo Puput Tantriana Prioritaska Pendidikan

PGRI Kabupaten Probolinggo menggelar Dialog Pendidikan bersama Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Penasehat PGRI Kabupaten Probolinggo Hasan

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Prioritaska Pendidikan
(Surya/Galih Lintartika)
Bupati Probolinggo Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari saat berdiskusi bersama perwakilan PGRI. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Dalam rangka resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2018, Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan PGRI Kabupaten Probolinggo menggelar Dialog Pendidikan bersama Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Penasehat PGRI Kabupaten Probolinggo Hasan Aminuddin, Selasa (4/12/2018).

Dialog Pendidikan bersama Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Penasehat PGRI Kabupaten Probolinggo Hasan Aminuddin itu mengambil tema “Pendidikan Bermutu Untuk Semua” ini diikuti oleh ribuan guru yang ada di Kabupaten Probolinggo. Ada juga pameran Inovasi Pembelajaran hasil karya guru di Kabupaten Probolinggo. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tantri juga melakukan penandatanganan pencanangan gerakan literasi Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah telah berkomitmen pendidikan menjadi prioritas pertama pembangunan di Kabupaten Probolinggo. Karena ini sudah menjadi jihad bagaimana pembangunan pendidikan di Kabupaten Probolinggo setara dengan daerah lain.

“Keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan salah satunya ditentukan oleh guru yang ada di Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, melalui momentum HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional ini saya mengajak semuanya untuk merefleksi diri dan mengingat kembali bagaimana perjuangan para guru sekalian mulai dari tantangan sampai hal kesejahteraan yang diterimanya. Bandingkan dengan guru 5 hingga 10 tahun yang lalu,” katanya kepada TribunJatim.com.

Gerebek Karaoke Maxi Brillian Kota Blitar, Polda Jatim Amankan Ponsel, Kondom hingga Bill Pembayaran

Menurut Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, selama ini perhatian Pemerintah Daerah terhadap dunia pendidikan sangat tinggi. Tetapi apabila mengejar kesempurnaan, maka tidak ada yang sempurna. Namun paling tidak setiap tahun ada pergerakan yang positif dan ada kenaikan yang positif dari tahun ke tahun.

“Saya hanya ingin mengingatkan apa yang menjadi tema HUT PGRI dan Hari Guru Nasional ini kata kuncinya adalah bermutu. Untuk menuju bermutu, maka Pemerintah Daerah membuat kebijakan yang tertuang dalam APBD. Dimana Pemerintah Daerah salah satu poin penting adalah tetap di bidang pendidikan,” jelasnya kepada TribunJatim.com .

Bupati Tantri menegaskan, jika diibaratkan sebuah perang guru adalah prajuritnya. Sementara Bupati bertugas untuk memastikan bahwa faktor dan semuanya yang berkaitan dengan pendidikan sudah memadai. Eksekutor pertama dan eksekutor terakhir tetap berada di tangan para guru.

“Saya meminta kepada para guru untuk senantiasa meningkatkan mutu pendidikan yang merata untuk semuanya. Apalagi saya lihat guru saat ini sudah jauh berbeda dengan kemajuannya dan lain sebagainya. Sekarang sudah banyak guru yang mengendarai roda empat. Padahal dahulu banyak guru yang jalan kaki,” tegasnya kepada TribunJatim.com .

Bahas Reuni 212, Ketua TKD Jokowi-Maruf Jatim: Gak Ada Ngaruhnya Buat Jawa Timur

Lebih lanjut Bupati Tantri meminta para guru untuk merasa bangga menjadi seorang guru. Karena keberhasilan yang diraih oleh seseorang, semuanya berkat tangan dingin seorang guru. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, guru harus mampu merefleksi diri apa yang sudah diajarkan kepada anak didiknya. Sementara Pemerintah Daerah akan tetap fokus kepada perbaikan infrastruktur termasuk pada BOSDA, insentif dan lain sebagainya.

“Saya berharap semua yang difasilitasi Pemerintah Daerah dalam bidang pendidikan mampu menjadi pemacu semangat menuju profesionalisme seorang guru. Apa yang telah dijadikan kebijakan politik melalui APBD merupakan sebuah cambuk semangat untuk para guru dan siapapun yang berjuang dalam pendidikan demi meningkatkan profesionaliesme. Sehingga IPM ada trend naik dan angka lama sekolah harus terus kita genjot agar Kabupaten Probolinggo bisa menjadi daerah yang setara dengan daerah lain,” tambahnya

Sekali lagi, Bupati Tantri menyampaikan ucapan selamat HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional. Ia menyebut, guru menjadi penebar kebaikan. “Komitmen Pemerintah Daerah terus bersama-sama berjuang dan menyempurnakan ketidaksempurnaan di bidang pendidikan,” urainya.

Pelatih Persija Siap Bersih-bersih Stadion GBK Demi Jamu Mitra Kukar di Pertandingan Terakhir Liga 1

Sementara Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada guru sekaligus membuka ruang dialog dua arah antara Bupati selaku pembuat kebijakan dengan para guru sebaga ujung tombak pelaku layanan pendidikan tentang berbagai permasalahan, tantangan dan peluang di bidang pendidikan. “Harapannya mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo dapat meningkat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo. Mewakili semua guru, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Bupati Probolinggo yang telah memberikan perhatian lebih kepada bidang pendidikan di Kabupaten Probolinggo. “Mohon dukungan dan supportnya agar Bapak dan Ibu guru terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya. (lih)/TribunJatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved