Wabup Situbondo Minta Tradisi Ojung Harus Tetap Dilestarikan

Pemerintah Desa Bugeman, Kecamatan.Kendit, Kabupaten Situbondo, menggelar pertandingan tradisi ojung, Selasa ( 04/12/2018).

Wabup Situbondo Minta Tradisi Ojung Harus Tetap Dilestarikan
izihartono/surya
Tradisi Ojung atau gepuk rotan di Kabupaten Situbondo perlu dilestarikan 

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Pemerintah Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, menggelar pertandingan tradisi ojung, Selasa (4/12/2018).

Tradisi ojung atau pertarungan dengan pecutan rotan digelar rutin setiap tahun tersebut, merupakan rangkaian dalam rangka kegiatan selamatan Desa Bugeman.

Tak heran ratusan warga berdatangan ke lokasi tradisi ojung, mereka rela berpanas panasan hanya untuk menyaksikan lebih dekat tradisi ojung tersebut.

Selain itu, para peserta ojung tidak hanya di ikuti warga sekitar Desa Bugeman. Akan tetapi juga diikuti warga dari luar desa Bugeman.

"Untuk pertama kali yang bertanding itu harus warga Desa Bugeman, baru warga luar desa bisa ikut bertanding," kata pemandu acara tradisi ojung kepada TribunJatim.com.

Rincian Gaji Bajindul, TKI yang Jadi Kuli di Korea, Pulang ke Magetan Bisa Bangun Rumah Rp 1 Miliar

Sementara itu, salah seorang peserta ojung mengatakan, dirinya ikut tampil menjadi peserta, hanya untuk memeriahkan tradisi dan ikut melestarikan tradisi ojung itu agar tidak hilang.

"Saya selalu datang dan tampil dimama ada perlombaan ojung," kata peserta ojung yang dikenal dengan sebutan Santre Mole kepada TribunJatim.com.

Dikatakan, meaki tubuhnya luka tergoreng akibat pecutan rotan lawan, namun dirinya puas jika sabetamnya mengenani lawannya.

"Ya sakit, apalagi dipecut rotan. Bisa bisa kulit tubuh mengelupas karena kerasnya pecutan," kata peserta lain yang tidak mau menyebutkan jati dirinya kepada TribunJatim.com.

5 Fakta Pembunuhan 31 Pekerja di Papua, Berawal dari Telepon Gelap hingga Instruksi Presiden Jokowi

Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Ir Yoyok Mulyadi mengatakan, tardisi ojung perlu dilestarikan dan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada desa yang telah melestarikan tradisi ojung ini hingga tiga kali generasi.

"Tradisi itu kalau tidak dilestarikan bisa hilang, maka disaat tradisi itu hilang akan menghadapi tragedi. Ini perlu berterima kasih kepada teman teman yang melestarikan itu," kata Wabub Yoyok Mukyadi kepada Surya. (izi hartono/TribunJatim.com)

Penulis: Izi Hartono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved