Penjualan Mainan Tradisional di Jatim Turun 20 Persen Akibat Maraknya Game Gratis di Smartphone

Maraknya permainan di smartphone memberikan dampak bagi industri mainan tradisional terutama dari segi penjualan.

Penjualan Mainan Tradisional di Jatim Turun 20 Persen Akibat Maraknya Game Gratis di Smartphone
koreaboo
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maraknya permainan di smartphone memberikan dampak bagi industri mainan tradisional terutama dari segi penjualan.

Ketua Bidang Mainan Kayu Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia (APMI) Jatim, Winata Riangsaputra mengatakan, penjualan mainan turun 20 persen akibat banyaknya permainan yang bisa di dapatkan di smartphone secara gratis.

"Memang harus diakui permainan yang dapat diunduh secara gratis cukup menggerus industri mainan, baik di dalam ataupun luar negeri," katanya, Rabu (5/12/2018).

Musim Hujan, Harga Tomat di Pasar Wonokromo Naik Rp 2.000 hingga Rp 3.000 Per Kg, Ini Kata Pedagang

Mengatasi kondisi tersebut, dalam dua tahun terakhir ini, Winata mengatakan, pihaknya gencar mengembangkan produk mainan yang menggabungkan antara fisik dan gadget.

"Ini dilakukan agar tidak ketinggalan teknologi yang makin canggih. Contoh permainan yang sudah dikembangkan ini smart numbers," terangnya.

Winata menjelaskan, permainan tersebut dapat dimainkan di tab atau iPad yang mana angka-angkanya terbuat dari kayu.

"Sejauh ini trennya lumayan bagus meski belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan," jelasnya.

Awali Acara Badanamu Miraculous Winter Fun, Bada dan Jess Sapa Pengunjung Ciputra World Surabaya

Diakuinya, memang pengembangan permainan seperti smart numbers tidaklah mudah karena ada beberapa kendala.

"Seperti minimnya sumber daya manusia yang mumpuni di bidang tersebut sampai masalah biaya yang cukup tinggi untuk membuat mainan itu," tutup Winata.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved