Awas, Banyak Ditemukan Izin PIRT Mamin Habis di Kota Blitar

Masih banyak ditemukan makanan dan minuman yang izin edarnya habis dan tak diperpanjang di sejumlah toko modern di Kota Blitar.

Awas, Banyak Ditemukan Izin PIRT Mamin Habis di Kota Blitar
SURYA/SAMSUL HADI
Petugas mengecek makanan dan minuman di toko modern saat menggelar razia mamin di Kota Blitar, Kamis (6/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Blitar meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar lebih meningkatkan pengawasan peredaran makanan dan minuman di sejumlah toko modern.

Itu karena masih banyak ditemukan makanan dan minuman yang izin edarnya habis dan tak diperpanjang di sejumlah toko di Kota Blitar.

Hal itu diungkapkan Ketua YLKI Blitar, Dadik Wahyudi, usai mengikuti sidak makanan dan minuman (mamin) yang digelar Tim Koordinasi Pembinaan Pengawasan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar, Kamis (5/12/2018).

Razia Hotel di Kota Blitar, Satpol PP Jaring 27 Pasangan Mesum

Dari sejumlah toko yang didatangi, petugas paling banyak menemukan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) makanan dan minuman yang sudah habis.

"Temuannya, banyak makanan dan minuman yang izin PIRT-nya habis dan tidak diperpanjang. Itu harus menjadi bahan evaluasi Dinkes," kata Dadik.

Selain soal izin PIRT habis, kata Dadik, petugas juga menemukan beberapa makanan dan minuman yang kemasannya rusak.

Petugas meminta pemilik toko untuk menarik peredaran makanan dan minuman yang kemasannya rusak.

"Kalau makanan dan minuman yang kedaluarsa belum ditemukan," ujarnya.

Untuk itu, dia meminta Dinkes agar lebih meningkatkan pengawasan peredaran makanan dan minuman di Kota Blitar.

Kegiatan razia makanan dan minuman ke sejumlah toko harus lebih rutin dilaksanakan.

Minimal, tiap tiga bulan sekali, Dinkes harus turun ke lapangan untuk mengecek peredaran makanan dan minuman.

"Pembinaannya juga harus lebih diperketat. Para pemilik toko dan produsen yang diketahui melanggar harus ada sanksi biar ada efek jera," kata Dadik.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved