Jembatan Suramadu Belum Bisa Entaskan 4 Kabupaten di Madura, 4 Bupati Madura Harus Duduk Bersama

Jembatan Suramadu belum mampu mengentas empat kabupaten di Pulau Madura; Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dari kubangan daerah tertinggal

Jembatan Suramadu Belum Bisa  Entaskan 4 Kabupaten di Madura, 4 Bupati Madura Harus Duduk Bersama
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Kondisi tempat PKL di kawasan Jembatan Suramadu, Sabtu (18/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sejak beroperasi pada pertengahan tahun 2009, Jembatan Suramadu belum mampu mengentas empat kabupaten di Pulau Madura; Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dari kubangan daerah tertinggal di Jatim.

Sejumlah pihak sudah lama menunggu langkah-langkah strategis para bupati di Madura. Salah seorang di antaranya Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Muh Syarif.

Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Muh Syarif mengungkapkan, keberadaan Jembatan Suramadu hingga menjelang sepuluh tahun ini belum memberikan dampak sosial ekonomi kepada masyarakat Madura. Seperti yang diharapkan pada awal masa pembangunan Jembatan Suramadu.

"Keberadaannya masih sebatas percepatan transmisi penyeberangan saja. Belum ada pengembangan dan pembangunan yang signifikan," ungkap Muh Syarif dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Media Gathering di Gedung Rektorat UTM, Kamis (6/12/2018).

Pemkab Jember Menolak Adanya Aktivitas Tambang Blok Silo

Ia menjelaskan, pembebasan bea penyeberangan jembatan sepanjang 5,4 Km itu harus segera direspon oleh empat Bupati di Madura dengan langkah konkrit.

"Jika nol rupiah ini tidak segera direspon oleh empat bupati, saya yakin cerita yang sama akan kembali terulang tahun," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan pembebasan bea penyeberangan Jembatan Suramadu pada Sabtu (17/10/2018).

Ini dilakukan setelah Presiden Joko Widodo mendengar usulan para tokoh setempat agar pertumbuhan ekonomi di Madura bisa maksimal.

Waow, Jumlah Teroris yang Ditangkap Di Indonesia Ada 1034 Orang

Namun hingga saat ini, lanjut Syarif, empat bupati di Madura belum pernah duduk bersama dalam bingkai sinergitas membangun Madura.

Menurutnya, pembangunan Madura dengan adanya Jembatan Suramadu tidak bisa dilakukan dengan program-program yang bersifat parsial.

"Akhirnya masing-masing kabupaten di Madura berjalan sendiri-sendiri. Harusnya yang muncul 'Visit Madura'," pungkasnya kepada TribunJatim.com. (Ahmad Faisol/TribunJatim.com)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved