Puluhan Anak Difabel dari SLB Madiun 'Naik' Pesawat Tempur di Lanud Iswahjudi

Sebanyak 54 anak difabel dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Wanita Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun mengunjungi skuadron udara 14 Lanud Iswah

Puluhan Anak Difabel dari SLB Madiun 'Naik' Pesawat Tempur di Lanud Iswahjudi
Surya/ Doni Prasetyo
Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi Ny Yanti Ikoputra, mengajak anak-anak difabel berjalan-jalan melihat kehehatan pesawat tempur di shelter Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sebanyak 54 anak difabel dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Wanita Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun mengunjungi skuadron udara 14 Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan.

Kunjungan anak difabel ke Lanud Iswahjudi ini merupakan kali pertama, dan langsung mendapat apresiasi Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, dan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi Ny Yanti Ikoputra.

Ke-54 anak difabel siswa SD - SMA ini diterima Komandan Lanud Iswajudi beserta istri di shelter Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan. Kedatangan mereka ke Lanud bertujuan untuk memotivasi dan menambah wawasan, anak berkebutuhan khusus ini.

"Kunjungan dari siswa SLB Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini memenuhi undangan, memperingati hari Disabilitas Internasional yang jatuh tanggal 3 Desember lalu,"kata Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra kepada TribunJatim.com , Kamis (6/12-2018).

Dikatakan Marsma Widyargo Ikoputra, SLB Dharma Wanita Jiwan ini berdiri sejak tahun 1979, dan sudah mendidik sebanyak 64 siswa yang terdiri dari Siswa Tuna Runggu, Tuna Grahita dan Autis.

Razia Miras Arak di Semanding Tuban, Satpol PP dan TNI tak Bawa Hasil, Malah Salah Sasaran

"Memperingati hari Disabilitas Internasional ini, kita bisa berbagi kepada rekan-rekan kita yang berkebutuhan khusus, agar mereka tetap termotivasi dan tetap semangat. Hidup ini tidak berhenti sampai disini, harus tetap survive," ujar Marsma Widyargo.

Dalam moment spesial itu, Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputrai didampingi Ny Yanti Ikoputra, sekaligus Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi, mengajak anak difabel itu keliling hanggar di Skadron Udara 14 setempat.

“Ini sekaligus, agar mereka tahu, dilingkungan tempat mereka tinggal ada Lanud Iswahjudi ada TNI Angkatan Udara yang bertugas menegakkan kedaulatan negara di udara," kata Danlanud Iswahjudi.

Warga Mojokerto Temukan Saluran Air Kuno di Lahan Kosong

Setelah berkeliling, lanjut Danlanud Widyargo Ikoputra, memberikan tali asih kepada Kepala Sekolah Sri Florentin. Tidak hanya itu, Danlanud juga mengajak foto bersama anak anak difabel bersama pejabat Depohar 20, 60, ada Pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi dan seluruh pejabat.

“Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas” menjadi tema tahun 2018 ini menjadi semangat bagi anak anak kita. Karena itu kita selain mengajak melihat berbagai jenis pesawat tempur, juga menjelaskan tentang pesawat tempur T50i Golden Eagle, F16 Fighting Falcon dan juga pesawat F 5 Tiger yang berada di Lanud Iswahjudi,"pungkas Danlanud Iswahjudi Widyargo.(tyo/TribunJatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved