216 Bangunan Usaha di Surabaya Menunggak Bayar IMB, Tunggakan Capai Rp 19 M

Pemerintah Kota Surabaya tengah getol menindak para pengusaha yang bangunannya belum menyelesaikan kewajiban membayar pajak retribusi IMB.

216 Bangunan Usaha di Surabaya Menunggak Bayar IMB, Tunggakan Capai Rp 19 M
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Jumat (7/12/2018), Tim Pengawasan dan Pengendalian Bangunan dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukima Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya turun ke Jalan Tunjungan untuk melakukan penindakan penilangan ke bangunan yang pemiliknya nakal tak membayar tunggakan IMB. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tengah getol menindak para pengusaha yang bangunannya belum menyelesaikan kewajiban membayar pajak retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Jumat (7/12/2018) siang, Tim Pengawasan dan Pengendalian Bangunan dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukima Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya turun ke Jalan Tunjungan untuk melakukan penindakan penilangan ke bangunan yang pemiliknya nakal tak membayar tunggakan IMB.

Siang Ini, Pemkot Surabaya Turunkan Tim Tilang Bangunan Nunggak IMB

Begitu sampai ke bangunan yang berlokasi di Jalan Tunjungan No 26, tim menunjukkan berkas catatan penunggunakan pembayaran IMB pada petugas.

Pasalnya gedung yang dioperasionalkan untuk kantor Garuda Indonesia Cargo itu menunggak pembayaran IMB sejak tahun 2016.

Dalam catatan yang dibawa oleh tim tersebut, bangunan dua lantai itu menunggak sebesar Rp 47 juta.

Petugas keamanan Kantor Garuda Indonesia Cargo itu sempat menolak saat Tim Pengawasan dan Pengendalian Bangunan akan memasang stiker pelanggaran.

"Penanggungjawabnya sedang tidak ada di kantor. Sedang keluar semua," ucap petugas keamanan bernama Achmad Nuryani.

Ditangkap karena Cabuli Rekan Cucunya Sendiri, Kakek di Surabaya akan Disidang Senin Depan

Namun lantaran Pemkot sudah cukup memberikan waktu sejak 2016 tidak kunjung membayar, maka tim ngotot untuk tetap memasang stiker tilang itu.

Yang akhirnya tetap dipasang di tembok bagian depan bangunan.

Dalam stiker tersebut tercantum tanda silang besar, dimana juga dituliskan bahwa bangunan ini melanggar Peraturan Daerah No 7 Tahun 2019 tentang Retribusi IMB.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved