Bonek Wani

Cerita Rifdah Menjadi Bonita: Dulu Ditegur 'Ngapain Cewek Nonton Bola?'

Rifdah, Bonita asal Pandegiling yang kembali bergairah setelah Persebaya come back berlaga pada 2016 lalu.

Cerita Rifdah Menjadi Bonita: Dulu Ditegur 'Ngapain Cewek Nonton Bola?'
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Rifdah, Bonita asal Pandegiling 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin  

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak diputuskan kembali berlaga pada 2016 lalu, Persebaya resmi kembali unjuk gigi, (saat itu berlaga di Liga 2).

Sejak itu, Rifdah Bonita asal Pandegiling seakan bergairah kembali untuk mendukung tim kesayangannya itu.

Wanita lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Surabaya ini mengaku jatuh hati dengan Persebaya sejak kecil.

Namun, dia tidak dapat menyaksikan langsung laga Persebaya karena sempat dilarang oleh orang tuanya.

(Partai Nasdem: Tak Ada Bantuan Materil dari Partai, Caleg Pakai Biaya Sendiri)

(Berantas Match Fixing Sepakbola Indonesia, Bambang : Rombak Pengurus Lama PSSI)

Kini Persebaya dinilai sudah banyak berubah, terutama dari sisi suporter fanatiknya, yakni Bonek.

Keduanya dinilai Rifdah telah dewasa dan lebih terorganisir.

“Saat Persebaya dibangkitkan kembali, mulailah saya bergairah kembali dan ketika diajak oleh pacar saya menyaksikan laga di Stadion Gelora Bung Tomo awalnya ada rasa takut," Ucap Rifdah pada Jumat, (7/12/2018).

"Sempat juga ditegur ‘Ngapain cewek nonton bola’ kata orang tua saya,” tambahnya.

Wanita 23 tahun inipun meyakinkan bahwa Bonek saat ini berubah, berbeda dengan dulu yang kerap disebut maling gorengan.

Gelar buruk yang disematkan saat itu, kinidipatahkan oleh Bonek dengan sikap yang makin elegan.

(Mobil Pick Up Tertabrak Kereta Api di Jombang, Sopir Selamat karena Melompat, Kendaraannya Terpental)

(Berantas Match Fixing Sepakbola Indonesia, Bambang : Rombak Pengurus Lama PSSI)

“Akhirnya saya sering pergi menyaksikan laga Persebaya, namun diberi syarat harus ajak adik saya. Saat berada di stadion saya benar-benar merasakan bangga turut mendukung Persebaya,” ungkap wanita tiga bersaudara ini

“Sebelumnya saya tidak pernah mengidolakan sesuatu sampai fanatik selain dengan Persebaya, rasanya ingin selalu mengikuti terus kemanapun Persebaya berlaga. Mungkin karena euforia saat di stadion itu sangat melekat dalam hati saya,” tambah wanita berhijab ini.

(Berantas Match Fixing Sepakbola Indonesia, Bambang : Rombak Pengurus Lama PSSI)

(Diminta Nikah Resmi, Pria di Lamongan Hajar Mertuanya yang Sudah Lanjut Usia)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved