Grantika Buchenanda, Tantang Diri Dengan Cicipi Pekerjaan Berbeda

Di usia ke-26 ini, Grantika Buchenanda telah mencicipi berbagai pekerjaan di tempat yang berbeda.Dia mulai riwayat kerja dengan kerja di TV swasta.

Grantika Buchenanda, Tantang Diri Dengan Cicipi Pekerjaan Berbeda
SURYA/DELYA OCTOVIE
Grantika Buchenanda 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di usia ke-26 ini, Grantika Buchenanda telah mencicipi berbagai pekerjaan di tempat yang berbeda-beda.

Perempuan yang kini bekerja sebagai Assistant Brand Manager Djournal Surabaya itu, memulai daftar riwayat pekerjaannya dengan bekerja sebagai tim kreatif di sebuah perusahaan televisi swasta nasional.

BIN Sebut Tujuh PTN Terpapar Paham Radikalisme, Menristekdikti Perintahkan Rektor Lakukan Profiling

"Waktu itu saya kuliah belum selesai, dapat panggilan dari perusahaan tersebut. Sukanya sih karena kerja tim, jadi seru, dan bisa jalan-jalan juga. Walau di manapun kerja ada masalah, ya entah antara teman atau sama artisnya," tuturnya, Jumat (7/12/2018).

Lama-lama, Buche, panggilan akrabnya, merasa lelah dengan ritme kerja media.

Apalagi ketika program yang dikerjakan bukan live, sehingga proses syuting dan editing membutuhkan waktu lama.

Sekadar ingin tidur atau pulang ke rumah pun tak bisa semudah itu dilakukan.

Profil Singkat Faisal Nasimuddin, Duda Kaya Malaysia yang Saling Balas Komentar dengan Luna Maya

"Kemudian saya keluar karena sebelumnya ingin mencoba di bidang marketing, lalu dapat tawaran di Spazio sebagai marketing event," ujarnya.

Kala itu, pemilik akun Instagram @granbuche16 ini mengaku sama sekali tidak paham marketing.

Ia pun banyak belajar dari teman-temannya, terutama tentang bagaimana cara mendatangkan pendapatan lewat event, namun acara yang dibuat haruslah priceless.

Tak berdiam di zona nyaman, Buche kembali mencari tantangan, kali ini dengan bekerja sebagai public relations di Hotel Artotel.

"Saya memang suka mencoba-coba. Tiap ada opportunity yang bisa memberi pelajaran baru, saya ambil," jelas lulusan D3 Broadcasting Universitas Airlangga Surabaya ini.

Kini, warga asli Surabaya itu sedang menikmati pekerjaannya di Ismaya, yang ia sebut-sebut sebagai satu di antara perusahaan impiannya.

"Saya ingin berpetualang, dan dalam hidup, saya punya motto bahwa saya harus mengalami peningkatan, harus punya target dalam hidup. Jangan pernah putus asa, jangan berpikir sesuatu itu tidak mungkin. Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak?" tandasnya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved