Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di PT DPS, Saksi Aris Terus Mangkir dari Panggilan Kejati Jatim

Saksi yang dimaksud adalah seorang rekanan dari PT DPS, yakni Dirut PT ANC Trading Network, Antonius Aris Saputra.

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di PT DPS, Saksi Aris Terus Mangkir dari Panggilan Kejati Jatim
patas.id
ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) akan menjemput paksa saksi terkait dugaan kasus korupsi pengadaan kapal floating crane PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) senilai Rp 60 miliar yang mangkir.

Saksi yang dimaksud adalah seorang rekanan dari PT DPS, yakni Dirut PT ANC Trading Network, Antonius Aris Saputra.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, pihaknya telah melakukan pemanggilan beberapa kali terhadap Aris.

Menurutnya, jadwal terakhir pemanggilan Antonius diagendakan pekan ini.

Sama seperti pemanggilan sebelumnya, Antonius tak memenuhi panggilan penyidik.

Ketidakhadiran Antonius pun dengan berbagai alasan.

Kejati Jatim akan Jemput Paksa Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di PT DPS yang Mangkir

Perlu diketahui, jaksa telah memanggil dua saksi terkait dugaan kasus korupsi tersebut.

Kedua saksi itu adalah Antonius Aris Saputra, rekanan PT DPS beserta mantan Direktur Utama PT DPS, Riry Syeried Jetta

Sayangnya, yang hadir memenuhi panggilan hanya Riry.

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved