Pembunuh Anak Kandung ini Minta Keringanan Hukuman Kepada Majelis Hakim Surabaya, Istrinya Hamil Tua

Hal tersebut disampaikan Wisnu saat membacakan pledoi (nota pembelaan) di Ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Kamis (6/12/2018).

Pembunuh Anak Kandung ini Minta Keringanan Hukuman Kepada Majelis Hakim Surabaya, Istrinya Hamil Tua
surya/Pradhitya Fauzi
Terdakwa pembunuhan balita, Wisnu Cokro Buono menjalani sidang di Ruang Sari 2 PN Surabaya, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nining Listiani, istri dari Wisnu Cokro Buono mengaku telah memaafkan ulah suaminya itu.

Begitu pula dengan keluarga dari kedua belah pihak.

Hal tersebut disampaikan Wisnu saat membacakan pledoi (nota pembelaan) di Ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Kamis (6/12/2018).

Wisnu mengaku juga telah meminta maaf kepada semua keluarga dan mengaku aksinya menganiaya anaknya, MR (2.5) karena tak sengaja

"Saya sudah minta maaf ke keluarga, sudah dimaafkan, saya juga minta maaf ke ibu hakim dan jaksa agar hukuman saya diringankan, jujur saya tidak sengaja, saya khilaf," aku Wisnu saat membacakan pledoi dihadapan Ketua Majelis Hakim, Dewi Iswani, Kamis (6/12/2018).

Wisnu menambahkan, dalam pledoi yang dibacakan, ia mengaku sebagai tulang punggung keluarga.

Ayah Pembunuh Putrinya Sendiri Bacakan Nota Pembelaan Saat Sidang di PN Surabaya

Bila mendekam di dalam penjara, ia mengaku tak dapat mencari nafkah lagi bagi kedua anak dan istrinya lagi.

"Saya harus menafkahinya, apalagi istri saya kan hamil tua, sebentar lagi akan melahirkan," lanjutnya dengan mata berkaca-kaca.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Chalida Hapsari menyatakan tetap pada tuntutannya.

Halaman
123
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved