Terjaring Operasi Cipta Kondisi Polsek Simokerto, Pencuri Motor Nekat Melawan Arus dan Buang Kunci T

Dari laporan polisi, ada empat lokasi yang disatroninya, di antaranya daerah Rungkut dan Tenggilis Mejoyo Surabaya.

Terjaring Operasi Cipta Kondisi Polsek Simokerto, Pencuri Motor Nekat Melawan Arus dan Buang Kunci T
ISTIMEWA
Ilustrasi curi motor 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fathur (31) dan Tunggal (23) digelandang polisi lantaran menggondol motor hasil curian.

Kedua pria asal Madura ini rupanya kerap beraksi di sekitar Surabaya.

Dari laporan polisi, ada empat lokasi yang disatroninya, di antaranya daerah Rungkut dan Tenggilis Mejoyo.

Baru Seminggu Keluar Tahanan Polrestabes Surabaya, Pria Asal Donorejo Meringkuk di Polsek Simokerto

Harga Bawang Merah di Pedagang Surabaya Rp 22 Ribu-Rp 26 Ribu, Petani: Itu Impas Belum Naik

"Tersangka ditangkap ketika anggota melaksanakan Operasi Cipta Kondisi, saat itu melanggar arus balik dan membuang barang bukti kunci T," kata Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih, Jumat (7/12/2018).

Tersangka mengaku menyasar motor matic yang terparkir di rumah warga.

Saat beraksi, Fathur sang eksekutor menggunakan kunci T membuka kontak motor.

Motor Curian Kehabisan Bensin, Maling Motor dan Burung di Pasuruan Pasrah Dibekuk Polsek Prigen

Jelang Persebaya Vs PSIS, Begini Komentar David da Silva soal Perburuan Gelar Top Skor Liga 1 2018

Diakui Fathur, mereka menyasar motor matic lantaran mudah membuka rumah kontak motor.

Aksinya hanya terhitung menit.

Sementara Fathur beraksi, Tunggal mengawasi situasi rumah korban.

"Matic yang gampang diambil. Diceritakan teman pakai kunci T, belajar sendiri," akui Fathur.

Tiang Traffic Light di Jemursari Surabaya Ambruk, Sejumlah Kabel Berserakan

Irfan Jaya Tidak Setajam Dulu, Pelatih Persebaya Lakukan Pendekatan secara Personal pada Pemain

Motor curian itu lantas mereka bawa ke Madura untuk dijual ke penadahnya yang saat ini masih jadi target polisi.

"Saya jual Rp 2,5 juta, (uangnya) buat makan," kata pria yang sehari-hari bekerja jadi kuli bangunan itu.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved