Khawatir Izin Tambang, Warga Pace Silo Temui Bupati Jember

Perwakilan warga Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember secara mendadak menemui Bupati Jember Faida, Sabtu (8/12/2018) petang.

Khawatir Izin Tambang, Warga Pace Silo Temui Bupati Jember
SURYA/SRI WAHYUNIK
Warga Pace Silo temui bupati faida terkait izin usaha pertambangan di Blok Silo 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Perwakilan warga Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember secara mendadak menemui Bupati Jember Faida, Sabtu (8/12/2018) petang.

Pertemuan itu terbilang mendadak karena memang awalnya tidak ada di jadwal bupati dan dilakukan menjelang adzan Shalat Maghrib.

Pertemuan itu difasilitasi oleh Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar.

Pertemuan itu dilakukan di Pendapa Wahyawibawagraha Jember.

Dalam pertemuan itu, warga kembali mengutarakan kekhawatiran mereka perihal izin usaha pertambangan di Blok Silo, Jember yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM.

Pelaksanaan Tes SKB CPNS Hari Pertama di Jember, Diikuti Ratusan Peserta dari 11 Daerah

"Kami sudah berkirim surat ke Pemkab, ke gubernur, bahkan surat ditandatangani kepala desa dan dilampiri tandatangan beberapa warga. Namun sampai detik ini masyarakat masih ragu dengan adanya penambangan emas di Silo. Yang membuat kami makin ragu dan seakan tertampar itu, dengan kedatangan orang-orang kemarin itu. Jadi warga ini sekarang kurang yakin lagi dengan kesungguhan provinsi (untuk membatalkan rencana penambangan)," tutur tokoh masyarakat, Taufiq Nurahmadi.

Warga juga kembali menegaskan komitmen Pemkab Jember, dan langkah yang sudah dilakukan oleh Bupati Jember terkait penolakan tambang oleh warga Silo.

"Maaf Bu, kami ini buta informasi. Sebenarnya langkah seperti apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab, menyuarakan penolakan kami," tanya warga lain.

Menjawab pertanyaan warga itu, Bupati Jember Faida menegaskan pihaknya sudah berkirim surat ke Gubernur Jatim dan Kementerian ESDM.

Sidomekar Festival Awali Desa Wisata Sidomekar di Jember

"Berkirim surat ke gubernur sudah, minta lampiran 4 (berisi penyebutan Blok Silo di wilayah Izin Usaha Pertambangan di SK Menteri ESDM) dianulir sudah. Menyampaikan aspirasi penolakan warga Silo ke Kementerian ESDM, bahkan ke menteri langsung juga sudah.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved