Pembangunan Tuban Sport Center Ditargetkan Rampung 20 Desember 2018, Begini Penampakannya Sekarang

Pembangunan Tuban Sport Center (TSC) telah menunjukkan perkembangan. Sejak dikerjakan April 2018 lalu, tahap pembangunan mulai nampak.

Pembangunan Tuban Sport Center Ditargetkan Rampung 20 Desember 2018, Begini Penampakannya Sekarang
SURYA/M SUDARSONO
Kondisi Stadion Tuban Sport Center yang terus dikebut pengerjaannya, Senin (10/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pembangunan Tuban Sport Center (TSC) telah menunjukkan perkembangan.

Sejak dikerjakan April 2018 lalu, tahap pembangunan mulai nampak.

Di antaranya, lapangan stadion dan tribun penonton.

Prosentase stadion yang berada di Kelurahan Widengan, Kecamatan Semanding, itu hampir mencapai angka 100 persen.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban, Zainal Maftuhien mengatakan, terhitung 2 Desember lalu, pengerjaan stadion sudah mencapai 85 persen.

Sisanya akan dilanjutkan sesuai batas perpanjangan (adendum) yang telah diberikan, yakni 20 Desember 2018.

"Kalau sekarang mestinya sudah sekitar 90 persen, cuma angka ini belum kita rapatkan. Dari 2 Desember sampai sekarang kan selisih 8 hari," ujar Zaenal kepada wartawan di lokasi, Senin (10/12/2018).

Tinjau Langsung ke Lapangan, Wabup Tuban Sebut Pengerjaan Tuban Sport Alami Keterlambatan

Zaenal menjelaskan, sebenarnya usulan perpanjangan pekerjaan yang diajukan yaitu 21 hari, namun yang disetujui hanya 16 hari, berdasarkan pertimbangan yang ada.

Jadi, terhitung mulai 5 Desember hingga 20 Desember 2018 adsendum berlaku.

"Ya selesainya 20 Desember. Itu sudah ada perpanjangan, setelah batas kontrak habis per 4 Desember kemarin," terang pria yang juga sebagai Sekretaris KONI Tuban tersebu.

Tuban Sport Center Telan Anggaran 360 Miliar, Nilai yang Dikucurkan Masih Minim

Sementara itu, Site Manager PT Widya Satria Surabaya, Bambang Usdek, selalu pelaksana proyek menyatakan, pengerjaan stadion ini akan diakhiri 20 Desember sesuai dengan addendum yang diberikan.

Memang diakuinya terdapat keterlambatan pengerjaan proyek, karena konsep yang diterima dari konsultan tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

"Harusnya 4 Desember selesai, tapi kita diberi perpanjangan hingga 20 Desember rampung," ungkap Bambang. (nok)
 

Penulis: M Sudarsono
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved