Sudah Selesai, Tol Gempol - Pasuruan Bisa Dioperasionalkan Saat Libur Nataru

Salah satu Proyek Strategis Nasiobal (PSN), Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) hampir bisa dipastikan akan beroperasional pada akhir tahun ini.

Sudah Selesai, Tol Gempol - Pasuruan Bisa Dioperasionalkan Saat Libur Nataru
Surya/Galih Lintartika
DIKEBUT : Beberapa pekerja sedang menyelesaikan pembangunan PSN Tol Paspro, Senin (12/2/2018) siang. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Salah satu Proyek Strategis Nasiobal (PSN), Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) hampir bisa dipastikan akan beroperasional pada akhir tahun ini.

Tol Gempas yang menjadi penghubung antara Gempol menuju Pasuruan akan diresmikan menjelang libur Natal dan Tahun baru (Nataru) tahun ini.

Dari data yang diupdate terakhir per 11 Desember, semua pengerjaan kontruksi bangunan dan pembebasan lahan sudah selesai.

Artinya, hampir 100 persen tol Gempas ini tuntas. Jika dipresentasikan hanya kurang 1 persen saja. Itu pun kekurangannya hanya memasang rambu dan lampu - lampu penunjang saja yang akam mulai dipasang dalam jangka waktu dekat.

Polres Tanjung Perak Ringkus Dua Jambret Berusia 15 Tahun, Pelaku Sudah Beraksi Tiga Kali

Pimpro Tol Gempas Mulyono menjelaskan, semua pengerjaan kontruksi dan pembebasan lahan sudah selesai. Jalan tol ini sudah siap digunakan dan dioperasionalkan.

"Ini kemarin sudah kami usulkan, mudah - mudahan senin atau selasa depan. Tim dari BPJT, Bina Marga dan Dirjen Perhubungan darat segera turun untuk mengecek kelayakan jalan tol ini. Mudah- mudahan lancar dan semoga natal, tol bisa diresmikan. Secara kesiapan , semuanya sudah siap," katanya kepada TribunJatim.com.

Humas Tol Gempas Rudi Purwanto pun membeberkan deadline pengerjaan seksi 3 Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) ini. Dari pimpinan, akhir November kemarin harus selesai. Nah, faktanya memang pihaknya berhasil menyelesaikan deadline tersebut.

Ia sedikit berbagi cerita. Ia pun menjelaskan, sebenarnya persoalan utama hanya ada di pembebasan lahan. Dari beberapa bulan lalu, pembebasan lahan yang paling banyak memakan waktu.

Dia menjelaskan, akhirnya, pihaknya membuat sebuah win - win solution, yakni melakukan pengerjaan yang berbeda dengan zaman dulu. Kalau dulu, pengerjaan menunggu semua lahan dibebaskan. Karena sudah mendekati deadline, satu bidang sangat berarti. Artinya, ketika sudah ada satu bidang yang sudah dibebaskan langsung dikerjakan.

Kejati Jatim Tegaskan Tak Ada Batas Waktu Yang Mengikat Soal Berkas Dugaan Korupsi Japung

"Ini untuk trik kami untuk memangkas waktu. Kalau dulu, kecenderungan menunggu puluhan bidang dibebaskan setelah itu dikerjakan. Kalau sekarang sudah tidak perlu lagi. Ada satu bidang bebas, langsung kami kerjakan , dan seterusnya," jelasnya kepada TribunJatim.com
.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved