Warga Songgokerto Kota Batu Gelar Pawai Budaya ke-180 untuk Menghargai Leluhur dan Peninggalannya

Sejak pukul 07.00 WIB, warga Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, berkumpul di depan Candi Supo, Kelurahan Songgokerto.

Warga Songgokerto Kota Batu Gelar Pawai Budaya ke-180 untuk Menghargai Leluhur dan Peninggalannya
SURYA/SANY EKA
Peserta dalam Pawai Budaya Songgokerto Kota Batu, Selasa (11/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Sejak pukul 07.00 WIB, warga Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, berkumpul di depan Candi Supo, Kelurahan Songgokerto, Selasa (11/12/2018).

Mereka bersiap untuk memulai pawai budaya ke-180 yang diikuti sekitar 2.000 warga Songgokerto.

Sebelum ritual dimulai, mereka didampingi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko berdoa untuk leluhur di Makam Mbah Patok.

Warga berpakaian adat, ada juga yang berpakaian pramuka, pencak silat, dan lainnya.

Pasar Pagi di Pasar Batu Hasilkan 10 Ton Lebih Limbah Sayuran

Kepala Diskoperindag Kota Batu Berencana Bangun Tempat Khusus untuk Pameran Produk UMKM

Warga menampilkan masing-masing tema yang berbeda.

Kegiatan pawai budaya ini rutin dilakukan setiap dua tahun sekali oleh warga di sana.

Peserta dalam Pawai Budaya Songgokerto Kota Batu, Selasa (11/12/2018).
Peserta dalam Pawai Budaya Songgokerto Kota Batu, Selasa (11/12/2018). (SURYA/SANY EKA)

Pawai budaya ini untuk menghargai para leluhur beserta peninggalannya.

Yulianis, warga Songgokerto mengatakan, kegiatan ini menurutnya bisa menjadi ajang untuk saling mengakrabkan sesama pecinta budaya.

KPU Gelar Perbaikan Data, DPT Kota Batu Bertambah Lebih dari 1000 orang

2 Tukang Potong Rambut Asal Malang Dibekuk Polres Batu, Kedapatan Bawa Ganja di Pemandian Air Panas

"Kita bisa saling kenal satu sama lain, bisa saling berbagi pengetahuan sejarah dan saling memberikan informasi. Apalagi di sini kan banyak peninggalan sejarah," kata dia.

Di Kelurahan Songgokerto, ada beberapa peninggalan sejarah seperti Candi Supo, Makam Mbah Patok, dan beberapa punden.

Seperti beberapa hari lalu ada jejak sejarah yang baru ditemukan oleh warga sekitar di Punden Rondo Kuning.

Perpisahan dengan Fans, Lee Changsub BTOB akan Gelar Konser Solo Terakhir sebelum Wajib Militer

Reaksi Artis K-Pop saat Lihat Marion Jola Nyanyi di MAMA 2018, Perhatikan Ekspresi Jaehwan WANNA ONE

Wakil Ketua Pelaksana, Riyadi mengatakan, selain pawai budaya, ada juga kegiatan seperti campur sari, percil awak, patil lele, dan lain-lain.

"Kegiatan ini diikuti 9 RW di Kelurahan Songgokerto, kami mengajak warga agar terus melestarikan budaya," kata Riyadi.

Ia menjelaskan, ritual sebelum budaya itu juga merupakan bagian dari kebudayaan. Dengan saling bertukar berkah yang dibawa sebagai syarat untuk pawai budaya.

Berkah itu seperti polo pendem, berkah hasil bumi seperti jagung, buah, nasi, dan lainnya. (Sany Eka)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved