Situs Persada Soekarno di Wates Kediri Jadi Bangunan Cagar Budaya

Situs Persada Soekarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh negara.

Situs Persada Soekarno di Wates Kediri Jadi Bangunan Cagar Budaya
SURYA/DIDIK MASHUDI
Kegiatan mocopat memperingati lahirnya Bung Karno ke 166 di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabuparen Kediri. 

 TRIBUNJATIM.COM,S KEDIRI - Situs Persada Soekarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh negara.

"Penetapan bangunan cagar budaya ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri dengan SK Bupati Kediri," ungkap Kushartono kepada Surya, Jumat (14/12/2018).

Dijelaskan, Situs Persada Soekarno ditetapka sebagai bangunan cagar budaya dengan nomer 188.45/360.418.08/2018 dan register nomer 89/WTS/KDR/2017.

Penetapan dilakukan terhitung 1 Oktober 2018 serta dineritahukan kepada pihak keluarga pengelola situs pada Jumat 14 Desember 2018.

Kushartono mengemukakan, dengan penetapan sebagai bangunan cagar budaya diharapkan salah satu situs peninggalan masa kecil Bung Karno yang ada di Kediri dapat terus lestari.

"Semoga kita senantiasa bisa menjadi hamba yang selalu bersyukur. Ndalem Pojok milik kita bersama, milik bangsa Indonesia," ungkapnya.

BREAKING NEWS - Rumah Bandar Sabu-sabu di Socah Digerebek Polres Bangkalan dan Brimob Polda Jatim

Lagi, Keluarga Korban Pencabulan Asal Kota Madiun Mengadu ke Kak Seto, Meminta Keadilan Ditegakkan

La Nyalla Siap Potong Leher Jika Prabowo Menang di Madura, Pakar Ungkap Peta Politik Madura

Semasa anak-anak Bung Karno pernah dititipkan orangtuanya di Ndalem Pojok. Banyak kenangan Bung Karno di rumah masa kecilnya.

Salah satunya misteri peci miring yang selalu dikenakan Bung Karno. Memakai peci miring karena untuk menutupi bekas luka di jidatnya akibat terjatuh dari pohon yang ada di Ndalem Pojok.

Setiap tahun Situs Persada Soekarno selalu menggelar peringatan hari besar kenegaraan. Setiap 17 Agustus juga menggelar peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan menggelar upacara bendera.

Kegiatan lain yang biasa digelar saat memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kartini. Selain itu juga menggelar sarasehan dan diskusi kebangsaan.(dim/TribunJatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved