Putaran Kedua Pemain Asing Bandung Bank BJB Pakuan, Bryan Kennedy Lyne Akan Diganti

Kalau bergantung pada Kokram Pimpichaya masih kurang, karena ia masih pemain junior, referensi sudah ada, tapi kita belum menentukan.

Putaran Kedua Pemain Asing Bandung Bank BJB Pakuan, Bryan Kennedy Lyne Akan Diganti
TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Tachyan Iskandar bersama pemain asing Bandung Bank BJB Pakuan, Kokram Pimpichaya saat jumpa pers setelah pertandingan, Jum'at (14/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bandung Bank BJB Pakuan akan mengganti pemain asingnya pada putaran kedua Proliga 2019.

Hal itu dilakukan untuk menembus target empat besar.

Melalui offisial Bandung Bank BJB Pakuan, Tachyan Iskandar mengaku optimis anak asuhnya dapat tampil lebih baik lagi pada putaran kedua.

"Putaran kedua berbicara lebih baik, target kami tidak muluk-muluk lah empat besar dulu lah," ungkap Tachyan dalam jumpa pers usai pertandingan, Jum'at (14/12/2018).

Proliga Bola Voli 2019, Jakarta PGN Popsivo Polwan Kalahkan Bandung Bank BJB Pakuan di Gresik

Untuk mewujudkan target awal, timnya akan mengganti pemain asingnya yang dinilai kurang memberikan kontribusi kepada tim asal Bandung itu.

"Insya Allah kita akan mengganti pemain asing, supaya bisa bersaing di empat besar dengan tim papan atas," tambahnya.

Pemain asal Amerika Serikat, Bryan Kennedy Lyne menjadi nama yang disebut-sebut angkat koper dari tim Bandung Bank BJB Pakuan.

Penampilannya selama ini masih dibawah pemain asing lainnya yakni Kokram Pimpichaya asal Thailand.

"Kalau bergantung pada Kokram Pimpichaya masih kurang, karena ia masih pemain junior, referensi sudah ada, tapi kita belum menentukan. Apa kita akan mengambil dari Thailand, China atau yang lain,” terangnya.

Proliga 2019 Dikemas Berbeda, Ini Penjelasan Direktur Proliga Hanny S Surkatty

Tachyan mengaku, pada pertandingan seri ke 2 putaran pertama, timnya kalah pengalaman dari Jakarta Popsivo.

Berbekal pemain muda minim pengalaman, Kokram dkk mengalami peningkatan dari segi permainan dibanding seri ke 1 di Jogjakarta.

"Harus diakui bahwa memang hari ini permainan anak-anak lebih baik dari pada waktu di Jogja," imbuhnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved