Digelar 5 Hari, Indonesia Sharia Economic Festival 2018 Munculkan Kesepakatan Bisnis Senilai Rp 7 T

Indonesia Sharia Economic Festival digelar di Grand City Convex, Jalan Walikota Mustajab, Surabaya dan ditutup pada Sabtu (15/12/2018) malam.

Digelar 5 Hari, Indonesia Sharia Economic Festival 2018 Munculkan Kesepakatan Bisnis Senilai Rp 7 T
Istimewa
Penyerahan plakat penghargaan kepada para pemenang nominasi both dalam kegiatan ISEF 2018 di Grand City Convex , Sabtu (15/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 ditutup dengan nilai total kesepakatan bisnis mencapai Rp 7,01 Triliun.

Acara yang digelar di Grand City Convex, Jalan Walikota Mustajab, Surabaya tersebut ditutup oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo, Sabtu (15/12/2018) malam.

Kepala Departemen Pengembangan UMKM BI, Yunita Resmi Sari,mengatakan, dari total kesepakatan bisnis Rp 7,01 triliun tersebut, lebih kurang Rp 6 triliun di antaranya dari transaksi perbankan dan Rp 1 Triliun lainnya dari UMKM.

Salah satu komitmen transaksi yang terjadi adalah kesepakatan kerjasama sindikasi perbankan syariah dengan PT Jakarta Toll Road Development senilai Rp 2 triliun serta akad dan komitmen pembiayaan syariah UUS Bank DKI dengan 6 debitur senilai Rp 2,4 triliun.

(Jelang Natal Disperindag Kabupaten Malang Pastikan Harga Bahan Pokok di Pasaran Malang Masih Stabil)

(Jubir KPK: Kesadaran Pencegahan Korupsi di Malang Raya Masih Rendah)

"Sedangkan dari kegiatan expo yang diisi oleh 144 booth, mulai dari kelompok ponpes, kelompok umkm food and fashion, retail atau transaksi jual beli secara langsung yang terjadi di ISEF mencapai Rp 51.3 Miliar," kata Yunita.

Festival ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia ini merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

Acara kali ini mengangkat tema “Strengthening National Economic Growth : The Creation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles” yang digelar mulai tanggal 11-15 Desember 2018.

“Penyelenggaraan ISEF pada tahun ini mengandung 2 (dua) pesan kuat yang coba kami angkat secara nasional, yakni pemberdayaan dan percepatan pengembangan ekonomi syariah,” kata Dody Budi Waluyo.

ISEF 2018 juga menjadi wujud komitmen BI untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved