Ibu-ibu di Sidoarjo Ini Belajar Pemasaran Produk UKM, Tahu Bagaimana Cara Kemas dan Pasarkan

Sejumlah ibu bersemangat belajar pemasaran produk Usaha Kecil Menengah (UKM).Mereka antusias karena sudah punya produk,namun belum bisa pasarkan.

Ibu-ibu di Sidoarjo Ini Belajar Pemasaran Produk UKM, Tahu Bagaimana Cara Kemas dan Pasarkan
SURYA/M TAUFIK
Ibu-ibu pelaku UKM saat belajar cara pemasaran produk di Dinkop dan UKM Jatim. 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sejumlah ibu terlihat bersemangat belajar pemasaran produk Usaha Kecil Menengah (UKM).

Mereka antusias karena sudah punya produk, namun belum bisa maksimal dalam memasarkannya.

Seperti yang disampaikan Rina, ibu asal Desa Kalidawir.

Dia menyebut, pelatihan pemasaran sangat penting bagi dirinya dan ibu-ibu lain.

"Pelatihannya lengkap, hal seperti ini yang sulit kami dapat walau sekalipun kita sudah punya produk," ujar Rina usai mengikuti pelatihan yang digelar di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Minggu (16/12/2018).

Puting Beliung Sapu Sidoarjo, Puluhan Rumah Porak Poranda

Dalam kegiatan di ruang seminar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur tersebut, pesertanya adalah komunitas ibu-ibu dari Desa Kedungbanteng, Desa Kalidawir, dan Desa Penatarsewu.

Mereka menimba banyak ilmu dalam kegiatan bertajuk "Seminar Marketing dan Studi Banding Bersama Ibu-Ibu dari Desa Kedungbanteng, Kalidawir, dan Penatarsewu" di Dinkop Jatim tersebut.

"Banyak yang didapat untuk memasarkan produk kami. Mulai dari tata cara pengemasan hingga menjualnya. Ini sangat bermanfaat," sambung dia.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Pemasaran Bidang UMKM Diskop dan UMKM Jatim Totok Indarto, para peserta memang memiliki niat yang besar.

"Mereka datang dan membawa produk, tinggal pengetahuan mengenai pengemasan dan marketing saja harus ditempa," ujarnya.

Produk Komersial Berkonsep Mezzko Citra Harmoni Sidoarjo Diminati Korporasi

Kegiatan para ibu-ibu ini diselenggarakan oleh Komunitas Sidoarjo Positif, dengan dukungan dari Lapindo Brantas.

Menurut Koordinator Sidoarjo Positif Vanda Ika Paramitha, kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan pelatihan pembuatan kue kering.

"Sebelumnya kan ada kegiatan pelatihan membuay kue. Kemudian sebagai kelanjutannya kami berikan pelatihan marketing, supaya lebih strategis," ujarnya

Penulis: M Taufik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved