Pokdarwis ADIRASA Berhasil Kelola Wisata Pantai Jumiang Pamekasan, Perekonomian Warga Jadi Bertambah

Kepariwisataan diharapkan bakal meningkatkan pembangunan daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga desa.

Pokdarwis ADIRASA Berhasil Kelola Wisata Pantai Jumiang Pamekasan, Perekonomian Warga Jadi Bertambah
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Wisata Alam Pantai Jumiang yang berhasil dikelola oleh Pokdarwis ADIRASA, Desa Tanjung, Kabupaten Pamekasan, Minggu (16/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah lembaga yang didirikan warga desa yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi berkembangnya kepariwisataan di wilayah desa, serta mewujudkan Sapta Pesona.

Kepariwisataan ini diharapkan bakal meningkatkan pembangunan daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga desa.

Pariwisata adalah jenis usaha yang kini menjadi primadona warga desa.

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

4 Langkah Pencegahan Penyakit Demam Tiga Hari (BEF) Pada Sapi Menurut Dinas Kesehatan Pamekasan

Faktanya, hanya dalam beberapa tahun saja, perkembangan wisata Pantai Jumiang di Desa Tanjung, Pamekasan, berkembang pesat dan mampu mendongkrak perekonian warga setempat.

Ketua Pokdarwis Desa Tanjung, Kabupaten Pamekasan, Supriyadi yang telah berhasil mengelola Pantai Jumiang mengungkapkan, Pokdarwis adalah kelompok yang bergerak secara swadaya, artinya pengembangan kepariwisataan yang dilakukan di desa itu bersumber dari kekuatan desa sendiri dengan segala potensinya.

Pokdarwis juga harus membangun dirinya secara swakarsa alias menciptakan pengembangan berdasar potensi kreativitas yang dimiliki.

Dihadiri 900 Guru dari 14 Kecamatan di Sampang, Perayaan HUT ke-73 PGRI Berlangsung Meriah

Polres Bangkalan Sita 15 Motor dan 3 Mobil di Lima Titik Penggerebekan, Ada Motor yang Plat Merah

"Maka beberapa hal yang harus dilakukan Pokdarwis adalah mengingkatkan pemahaman mengenai kepariwisataan. Kepariwisataan memiliki banyak cakupan, mulai dari cara melihat potensi wisata di desa, mengolah daya dukung yang ada dan mengembangkannya menjadi sebuah sektor yang bisa mendongkrak pendapatan warga maupun pemasukan daerah. Maka, warga desa yang menjadi anggota Pokdarwis harus terus mengasah dirinya mengenai pemahaman kepariwisataan agar terus berkembang," ungkapnya, Minggu (16/12/2018).

Pada banyak desa, peran Pokdarwis mengembangkan wisata di desa sangat terasa manfaatnya.

Seperti yang terjadi di Desa Tanjung, Kabupaten Pamekasan.

Manager Madura United Haruna Soemtiro Luruskan Kabar Hengkangnya Greg Nwokolo

Tiket Konser Solo Pertama dan Terakhir Changsub BTOB sebelum Wamil Terjual Habis dalam Waktu 3 Menit

Berkat peran Pokdarwis ADIRASA, desa ini tidak hanya menjadi destinasi wisata pantai saja tetapi berkembang menjadi wisata alam, dan warga setempat banyak membuka usaha seperti berjualan minuman yang kemudian menjadi laris manis dibeli para wisatawan.

Awalnya, warga sepakat menjadikan bebatuan raksasa serupa bukit itu sebagai objek utama wisata di desa mereka.

Bebatuan berukuran super besar dan berjajaran membentuk gunung batu purba itu memang cantik dan memiliki nilai geologis yang sangat kuat karena umurnya yang sangat tua.

Musim Hujan, Ratusan Sapi di Pamekasan Terserang Penyakit Demam, Ini Saran dari Dinas Kesehatan

Budayawan dan Pengamat Permainan Tradisional Madura: Dakon Harus Tetap Dilestarikan di Pamekasan

Ketika wisatawan mulai berdatangan untuk mengunjunginya, pemerintahan desa dan para pemuda membentuk Pokdarwis untuk memacu pengembangan wisata di desa ini.

Para punggawa Pokdarwis yang hampir semuanya anak muda itu segera mengolah berbagai potensi lainnya untuk menjadikan desa mereka menjadi desa wisata dengan berbagai objek wisata sekaligus.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved