Pria di Surabaya Sewa Mobil Lalu Digadaikan di Hari yang Sama untuk Lunasi Utang, Untung Rp 21 Juta

Tim Anti Bandit Unit Reskrim Polsek Karangpilang menangkap pelaku penggelapan mobil sewaan. Pelaku bernama Yon Purwosiwi Karyono (30).

Pria di Surabaya Sewa Mobil Lalu Digadaikan di Hari yang Sama untuk Lunasi Utang, Untung Rp 21 Juta
ISTIMEWA
Yon Purwosiwi Karyono (30) warga Griya Kebraon Utara, Surabaya, pelaku penggelapan mobil sewaan ditangkap Polsek Karangpilang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Anti Bandit Unit Reskrim Polsek Karangpilang menangkap pelaku penggelapan mobil sewaan.

Pelaku bernama Yon Purwosiwi Karyono (30) warga Griya Kebraon Utara, Surabaya.

Yon ditangkap anggota Polsek Karangpilang setelah menggelapkan mobil sewaan milik tetangganya bernama Dwi Yuliatin Kavia. 

Kanitreskrim Polsek Karangpilang, Iptu Marji Wibowo mengatakan, mulanya tampak tak ada yang aneh dari niat Yon saat hendak menyewa sebuah mobil di tempat persewaan mobil milik Dwi Yuliatin pada Minggu (5/5/2018) lalu.

Yon beralasan ingin menyewa mobil selama sebulan untuk mengerjakan acara project bumbu racik Indofood.

Modus Pinjam Kendaraan, Residivis Narkoba di Surabaya Gadaikan Motor Teman untuk Main Judi Domino

Dwi menyetujui, asalkan Yon memenuhi persyaratan pembayaran sewa selama sebulan sejumlah Rp 4.200.000.

Yon menyanggupi, lalu terjadilah transaksi sewa menyewa mobil antar keduanya.

"Alasan itu hanya untuk menyakinkan pelapor agar mau menyewakan mobilnya," terang Iptu Marji Wibowo dalam rilisnya, Minggu (16/12/2018).

Dihari yang sama setelah membayar uang sewa, Yon rupanya langsung menggadaikan mobik Xenia putih tersebut kepada seseorang bernama Daniel dengan harga Rp 25 Juta.

Namun dengan catatan, mobil akan ditebus kembali dalam jangka waktu tiga bulan.

Perampok Rumah Bos Konveksi di Surabaya Pilih Gadaikan Mobil Innova Jarahan ke Pulau Bali

Marji menuturkan, dari upaya penggelapan itu, pelaku bisa meraup untung sebanyak Rp 21 Juta.

"Uang itu digunakan pelaku untuk keperluan pribadi dan melunasi utangnya," lanjutnya.

Sejauh ini korban mengalami total kerugian Rp 130 Juta.

Akibat perbuatannya, Yon kini berhadapan dengan ancaman pasal 378 dengan hukuman penjara empat tahun.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved