Camat Ngasem Bojonegoro Janji Bakal Buatkan Jembatan Darurat Yang Hubungkan Dua Desa Terisolir

Pihak Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro merespon adanya jembatan yang terbuat dari bambu yang rusak, akibat diterjang banjir bandang, Minggu kem

Camat Ngasem Bojonegoro Janji Bakal Buatkan Jembatan Darurat Yang Hubungkan Dua Desa Terisolir
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Jembatan penghubung Desa Bareng dan Jelu, Ngasem, Bojonegoro, rusak usai diterjang banjir bandang, Minggu (16/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Pihak Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro merespon adanya jembatan yang terbuat dari bambu yang rusak, akibat diterjang banjir bandang, Minggu kemarin.

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung Dusun Jepon, Desa Bareng dan Dusun Jerukpecel, Desa Jelu.

Camat Ngasem Kabupaten Bojonegoro, Machmuddin mengatakan, rusaknya jembatan yang nyaris putus tersebut akan dibuatkan jembatan darurat.

Jembatan darurat fungsinya membantu akses warga seperti sebelumnya. Jadi warga dua desa ini bisa melintas untuk kegiatan apapun.

"Akan dibuatkan jembatan darurat, segera," Ujarnya dikonfirmasi Surya, Senin (17/12/2018).

Maia Estianty Nonton Konser Paul McCartney The Beatles di Area Khusus, Ini Kisaran Harga Tiketnya

Dia menjelaskan, sambil jembatan dikerjakan, pihak kecamatan juga akan mengusulkan pembuatan jembatan secara permanen kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina marga.

Namun, ini tidak bisa dilakukan secara langsung, melainkan harus diusulkan melalui dan APBD.

Truk Pengangkut Uang Amerika Serikat Rusak di Jalan, Rp 7,4 Miliar Berjatuhan dan Jadi Rebutan Warga

"Kali untuk jembatan darurat ini menggunakan dana dari desa dan dibantu PU Bina Marga. Semoga cepat selesai pengerjaannya," Pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Sekadar diketahui, jembatan rusak memiliki panjang sekitar 23 meter dan lebar 2 meter. Sedangkan jarak jembatan dengan dasar sungai sekitar 9 meter.

Atas kejadian itu, 43 KK terisolasi. Rinciannya 30 KK warga Desa Bareng dan 13 KK warga Desa Jelu.(nok/TribunJatim.com)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved