Pemain Terbaik DBL Camp 2018 di Surabaya, Cerita Pernah Diolok-olok Karena Berpostur Pendek

Namun bertubuh pendek bukan berarti tidak boleh atau tidak bisa bermain basket. Hal ini telah terbukti, salah satunya oleh Andreas Marcellino Bonfilio

Pemain Terbaik DBL Camp 2018 di Surabaya, Cerita Pernah Diolok-olok Karena Berpostur Pendek
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Aksi Andreas Marcellino Bonfilio di sesi offensife concept 2x2, bersaing untuk menjadi top 24 Campers Honda DBL Camp 2018. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Postur tubuh tinggi selama ini kerap melekat pada pemain basket.

Namun bertubuh pendek bukan berarti tidak boleh atau tidak bisa bermain basket.

Hal ini telah terbukti, salah satunya oleh Andreas Marcellino Bonfilio.

Siswa kelas 2 IPA SMAK St.Louis 1 Surabaya itu akrab disapa Marcell.

Ia adalah salah satu campers Honda DBL Camp 2018 yang lolos menjadi bagian DBL All Star 2018.

Marcell mengaku mulai bermain basket sejak kelas dua sekolah dasar (SD). Melihat sang ayah yang hobi bermain basket, membuatnya tertarik untuk ikut mencoba.

Final Internal Competition DBL Academy Berlangsung Hari Ini

Pertandingan pertamanya adalah saat ia kelas empat SD.

Saat itu, ia mengikuti pertandingan antar SD.

Diceritakan Marcell, usia SD adalah masa terberatnya dalam berlatih basket.

Bukan karena soal latihan, melainkan tanggapan teman-teman terhadap dirinya.

Halaman
12
Penulis: Hefty Suud
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved