Pemkab Pamekasan Madura dapat Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan

Dedikasi tinggi Pemerintah Kabupaten Pamekasan atas kepedulian kepada para pekerja bukan aparatur sipil negara (ASN) berbuah penghargaan dari BPJS

Pemkab Pamekasan Madura dapat Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan
Tribunjatim.com/Kuswanto Ferdian
Pemkab Pamekasan madura dapat Pengahargaan. Pemberian penghargaan oleh S Bill Fauzan Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, kepada Wakil Bupati Pamekasan Raja'e, di Aula Pendopo Ronggosukowati, Senin (17/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Dedikasi tinggi Pemerintah Kabupaten Pamekasan Madura  atas kepedulian kepada para pekerja bukan aparatur sipil negara (ASN) berbuah penghargaan dari Badan Penyelanggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan Pamekasan.

Pemkab Pamekasan madura dinilai berperan aktif dan sangat peduli terhadap perlindungan Pegawai Pemerintah Bukan ASN (aparatur sipil negara) dalam Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Penghargaan diserahkan oleh S Bill Fauzan Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, kepada Wakil Bupati Pamekasan Raja'e, di Aula Pendopo Ronggosukowati, Senin (17/12/2018).

Raja'e Wakil Bupati Pamekasan mengatakan, bahwa sudah sewajarnya Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk memberikan perlindungan kepada para pegawai non ASN yang juga mengabdi di Kabupaten Pamekasan.

Sementara S Bill Fauzan menjelaskan, ada empat paket kepesertaan BPJS ketenagakerjaan yakni, jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT) serta jaminan pensiun (JP).

Polda Jatim akan Jemput Paksa Artis Endorse Kosmetik Ilegal Jika Tak Penuhi Pemanggilan Penyidik

Kang Daniel Wanna One di Peringkat 1 Reputasi Brand Anggota Grup KPop Desember 2018, BTS Mendominasi

Premi untuk jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) sepenuhnya ditanggung pihak Pemberi Kerja yakni Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Sedangkan jaminan hari tua sharing antara pemerintah dengan pekerja.

“Premi JHT pembayaran preminya sebesar 5,7 persen dan ditanggung oleh pekerja sebesar 2 persen dari gaji, sedangkan 3,7 persennya ditangung oleh Pemberi Kerja,” jelasnya kepada TribunJatim.com.

Begitupula dengan Jaminan pensiun (JP) dibayar secara bersama antara pemberi kerja dan pekerja sendiri, yakni dengan proporsi 1 persen ditanggung pekerja dan 2 persen lainnya oleh Pemberi Kerja.

“Keempat paket tersebut dihitung berdasarkan besaran upah yang diterima oleh pekerja,” imbuh S Bill Fauzan kepada TribunJatim.com.(Kuswanto Ferdian/TribunJatim.com)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved