Aktivis Anti Korupsi Singgah di Tulungagung, Gelorakan Kampanye Penghapusan Pasal Karet UU ITE

Sejumlah aktivis anti korupsi dari Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Blitar singgah di Alun-alun Tulungagung, Rabu (19/12/2018) sore.

Aktivis Anti Korupsi Singgah di Tulungagung, Gelorakan Kampanye Penghapusan Pasal Karet UU ITE
david yohanes/surya
Aktivis anti korupsi menggelar poster kampanye penghapusan pasal karet UU ITE di alun-alun Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Sejumlah aktivis anti korupsi dari Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Blitar singgah di Alun-alun Tulungagung, Rabu (19/12/2018) sore.

Bersama mereka turut serta sejumlah petani Kehutanan Sosial asal Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban.

Mereka tengah dalam perjalanan kampanye penghapusan pasal karet Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Rencananya mereka keliling Pulau Jawa dan berakhir di Jakarta pada 10 Januari mendatang.

Kampanye ini bagian dari upaya perlawanan para aktivis anti korupsi terhadap penetapan Trijanto, aktivis anti korupsi asal Blitar.

Trijanjo ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat UU ITE, karena dianggap menyebarkan surat palsu pemanggilan KPK terharap Bupati Blitar.

5 Manfaat Daun Kemangi Bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui, Termasuk Cegah Penyakit Kanker

“Pasal karet UU ITE sangat bertentangan dengan semangat Presiden Joko Widodo dalam memberantas segala bentuk tindak pidana korupsi di tanah air,” ujar koordinator Long March Blitar- Jakarta, Rudi Handoko kepada TribunJatim.com.

Penggunaan UU ITE terhadap Trijanto dinilai sebagai sebuah upaya untuk membungkap aktivis anti korupsi.

KRPK mengajak semua pihak untuk mendukung penghapusan pasal karet UU ITE, khususnya pasal 27 ayat 3.

Pasal ini telah memakan banyak korban di antara para aktivis yang mengrtik penguasa.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved