Pakai Sikomad, Desa-Desa di Kecamatan Jombang Kota Lebih Cepat Tangani Kondisi Darurat

Sebanyak 16 desa di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang meluncurkan terobosan baru dalam berkoordinasi antarpemerintah desa dan pemerintah di atasny

Pakai  Sikomad, Desa-Desa di Kecamatan Jombang Kota Lebih Cepat Tangani Kondisi Darurat
Surya/Sutono
Kades Kepatihan, Erwin Pribadi (kanan), penggagas Sistem Komunikasi Antar Desa (Sikomad) saat mencoba berkomunikasi melalui Sikomad dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Syafiruddin (dua dari kanan). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sebanyak 16 desa di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang meluncurkan terobosan baru dalam berkoordinasi antarpemerintah desa dan pemerintah di atasnya, dalam satu frekuensi radio antar warga (handy talky/HT).

Peluncuran dilakukan di sebuah hotel di Jombang, bersamaan acara sosialisasi peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan badan permusyawaratan desa se-Kecamatan Jombang dalam bidang hukum, pada Rabu (19/12/2018).

Sedangkan terobosan baru itu disebut Sistem Komunikasi Antar Desa (Sikomad), berguna untuk saling menginformasikan kondisi terkini di desa masing-masing.

"Dengan Sikomad ini kami akan lebih cepat dan efisien merespon peristiwa di desa, utamanya jika ada peristiwa yang memerlukan penanganan segera. Misalnya, kebakaran," kata Ketua Paguyuban Kepala Desa Se-Kecamatan Jombang Kota, Erwin Pribadi.

Itu bisa terjadi karena yang berkoordinasi tidak hanya antardesa, namun juga instansi di level atasnya. Seperti pihak Polsek Jombang Kota, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Jombang.

BMKG Sebut Tak Ada Potensi Gempa Bumi dalam Kejadian Jalan Gubeng Surabaya Ambles

Kota Kediri Sambut Pembangunan Bandara dan Jalan Tol

Anggota DPRD Jatim Tolak Gunakan APBD untuk Pemulihan Jalan Gubeng Surabaya yang Ambles

"Kadang-kadang, jika ada peristiwa seperti kebakaran atau lainnya, kita komunikasikan ke yang berwenang lewat ponsel agak susah. Tetapi dengan Sikomad ini, jauh lebih mudah dan efisien," kata Erwin yang juga Kades Kepatihan kepada TribunJatim.com.

Begitu juga bagi pihak polisi, sambung Erwin, adanya Sikomad lebih memudahkan mereka memantau kondisi desa yang menjadi wilayah hukum.

"Kalau sebelumnya pemantauan harus dilakukan dengan patroli ke desa, mungkin kini mereka tak perlu selalu patroli. Cukup mengontak lewat sikomad yang dipegang masing-masing aparat desa," kata Erwin kepada TribunJatim.com.

Sikomad ini sendiri, kata Erwn, merupakan gagasan para kades di 16 desa yang ada di Kecamatan Jombang Kota. Gagasan ini bermula ketika para kepala desa dan aparat desa kerap mengalami kelambatan dalam menangani bencana alam, karena kesulitan berkomunikasi secara cepat dengan ponsel ke pihak terkait.

"Nah, dengan sikomad ini, kepala desa dan aparat desa bisa langsung menginformasikan melalui Sikomad. Baik ke desa lain maupun instansi terkait di atasnya," kata kades muda ini.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved