Tren Kebutuhan Healty Product Meningkat, Siantar Top Luncurkan Produk Makanan Ringan Sehat di 2019

Tren Kebutuhan Healty Product Meningkat, PT Siantar Top Siap Luncurkan Produk Makanan Ringan Sehat di 2019.

Tren Kebutuhan Healty Product Meningkat, Siantar Top Luncurkan Produk Makanan Ringan Sehat di 2019
TRIBUNJATIM.COM/IST
Jajaran direksi PT Siantar Top Tbk saat paparan publik dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Surabaya, Rabu (19/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terus meningkatnya tren kebutuhan masyarakat akan produk sehat disikapi serius oleh PT Siantar Top Tbk, produsen makanan ringan asal Sidoarjo.

Wujudnya, dilakukan dengan membuat produk baru makanan ringan yang lebih sehat (healty product).

"Tahun 2019, produk baru tersebut akan mulai kita pasarkan," ujar Direktur Utama PT Siantar Top Tbk Pitoyo, Rabu (19/12/2018), saat paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Surabaya.

Menurut Pitoyo, produk pengembangan makanan ringan sehat yang akan diluncurkan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan produk yang sudah ada dan beredar di pasaran. Bedanya bahan yang dipakai kandungannya jauh lebih sehat.

Jenis produknya antara lain biskuit. Tapi ke depan jenis lain seperti crackers juga tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan.

Potensi pasar produk baru ini, kata Pitoyo cukup besar, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. Bahkan di sejumlah negara maju di Asia, seperti Jepang, Korea, dan Hongkong kebutuhan akan produk makanan sehat terus meningkat.

"Healthy product ini di negara maju biasa dipajang di etalase bagian depan, agar bisa dilihat oleh konsumen," jelasnya, didampingi Direktur Perseroan, Armin, dan Suwanto.

Kata Pitoyo, inovasi dan diversifikasi produk yang sehat tersebut, menjadi salah satu upaya perseroan untuk mendongkrak kinerja di tahun 2019.

"Tahun depan kami optimistis bisa tumbuh antara 15-20 persen," ucapnya.

Peluang tersebut sangat terbuka, meski tahun 2019 ada pesta demokrasi Pileg dan Pilpres serentak. Tinggal inovasi dan pengembangan produk yang perlu dikuatkan untuk penetrasi pasar.

Halaman
12
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved