Kampus Surabaya

Mahasiswa Universitas Narotama Surabaya Ikuti Pertukaran Pelajar ke Taiwan

Universitas Narotama Surabaya yang mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti pertukaran pelajar di National University of Kaohsiung (NUK), Taiwan

Mahasiswa Universitas Narotama Surabaya Ikuti Pertukaran Pelajar ke Taiwan
sulvi sofiana/surya
Keempat mahasiswa Unuversitas Narotama yang lolos seleksi beasiswa pertukaran pelajar di National University of Kaohsiung (NUK), Taiwan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya perguruan tinggi untuk menjalin hubungan global dilakukan dengan kerjasama internasional. Seperti yang dilakukan Universitas Narotama (Unnar) Surabaya yang mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti pertukaran pelajar di National University of Kaohsiung (NUK), Taiwan.

Program pertukaran pelajar ini adalah implementasi kerjasama NUK dengan beberapa perguruan tinggi mitranya di Indonesia, salah satunya Universitas Narotama.

“Ini sudah kali kedua UNNAR mengirimkan mahasiswa untuk pertukaran pelajar ke NUK selama satu semester. Dari empat orang yang kami ajukan, semuanya lolos seleksi untuk berangkat pada bulan Februari 2018,” ungkap Ani Wulandari, Direktur International Relation Office Universitas Narotama kepada TribunJatim.com.

Apalagi, tahun ini adalah pertama kalinya NUK menerima mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil.

Sehingga kesempatan ini akan menjadi momen sharing value yang berharga untuk Universitas Narotama dan NUK.

“Selama ini NUK fokus pada Asia Pacific Business Management. Kali ini mereka mulai membuka kesempatan untuk bidang Teknik Sipil dan Industri. Tentunya ini akan menjadi pengalaman pengenalan Teknik Sipil dan budaya yang berharga untuk mahasiswa Unnar,” lanjutnya kepada TribunJatim.com.

Empat orang tersebut adalah Maria Madalena dan Liliana Hannes dari Program Studi Teknik Sipil, dan Ulfa Alvianti serta Firman Ardiansyah dari Program Studi Manajemen.

Lili mengungkapkan proses seleksi mendapat beasiswa ini dijalaninya sejak Oktober.

Kasus Narkoba di PN Gresik Meningkat Tajam

Kumpulan Doa Hari Ibu 2018 dalam Bahasa Arab Beserta Artinya, Mohon Keselamatan untuk Ibunda

Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Dewan Panggil Kontraktor tanpa Hadirkan Konsultan Pengawas

“Lega sekali rasanya karena sejak pertengahan tahun kami sudah mempersiapkan berkas ke Fakultas dan Universitas, sampai banyak yang mengira kami sudah akan berangkat karena lamanya sampai pengumuman turun. Padahal kami juga masih was-was apakah diterima atau tidak. Tapi untungnya akhirnya diterima,” ujar Lili kepada TribunJatim.com.

Persiapan keberangkatan pun kini mulai dilakukan oleh keempatnya. Salah satunya adalah persiapan mental untuk hidup selama 6 bulan di negara asing.

“Yang lumayan bikin deg-degan lagi adalah karena kami harus belajar bahasa Mandarin untuk percakapan sehari-hari di Taiwan. Sebab tahu sendiri bahwa bahasa Mandarin itu tidak mudah,” tambah Maria.

Bahkan bagi Firman dan Ulfa pengalaman berangkatvke Taiwan merupakan pengalaman pertana mereka naik pesawat terbang.

Perjalanan mereka ke Taiwan Februari 2019 akan menjadi pengalaman pertama mereka naik transportasi udara tersebut.

“Takut tapi juga antusias karena pertama kalinya naik pesawat langsung ke luar negeri,”canda Firman.

Keempatnya juga sudah mempersiapkan informasi-informasi terkait lokasi wisata dan kuliner di Taiwan yang bisa mereka kunjungi.

“Kami antusias sekali ingin berkeliling dan mengenal Taiwan bukan hanya dari pendidikannya tapi juga dari kebudayaan dan pariwisatanya. Ini juga kesempatan kami untuk mengenalkan Surabaya, Indonesia, dan Universitas Narotama pada warga Taiwan,” pungkas Firman.(Sulvi Sovia/TribunJatim.com)

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved