Perhatikan Konsekuensi Penghapusan Data Kendaraan Jika Telat Bayar STNK, Ini Tiga Tahapannya

Kendaraan bermotor dua tahun tak melakukan perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sejak masa berlaku habis, maka data kendaraan akan dihapus.

Perhatikan Konsekuensi Penghapusan Data Kendaraan Jika Telat Bayar STNK, Ini Tiga Tahapannya
SURYA.CO.ID/M SUDARSONO
Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK0 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Belakangan beredar kabar jika kendaraan bermotor (ranmor) dua tahun tak melakukan perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sejak masa berlaku habis, maka data kendaraan akan dihapus.

Satlantas Polres Tuban memberikan jawaban atas kabar tersebut.

Disampaikan Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Hankie Fuariputra mengatakan, terkait aturan tersebut penerapannya sesuai dengan pasal 74 UU Lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) dan pasal 110-114 Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 5 tahun 2012.

Dalam hal ini, kendaraan bermotor yang tidak melaksanakan pengesahan selama 2 tahun sejak habis masa berlaku STNK dan tidak dimintakan perpanjangan, maka akan dilaksanakan prosedur penghapusan data kendaraan bermotor.

311 Desa di Tuban, Hampir 90 Persen Perangkat Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Namun, untuk menerapkan aturan tersebut ada tahapan atau mekanisme yang harus dilalui.

Berikut tahapan penghapusan data kendaraan bermotor apabila tak diperpanjang

1. Surat Peringatan

Pertama, pada jangka waktu tiga bulan sebelum berakhirnya waktu dua tahun, akan diberikan surat peringatan.

Surat tersebut bersifat surat peringatan untuk pemilik kendaraan agar dalam waktu satu bulan sejak diterimanya surat untuk segera melaksanakan perpanjangan.

Halaman
1234
Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved