Rumah Politik Jatim

235 Orang Gangguan Jiwa yang Sembuh di Magetan Masuk Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019

Sebanyak 235 Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan tuna grahita se Kabupaten Magetan masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

235 Orang Gangguan Jiwa yang Sembuh di Magetan Masuk Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019
Pemilu 2019 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sebanyak 235 Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan tuna grahita se Kabupaten Magetan masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan.

"Pemahaman disabilitas mental itu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tapi sudah dinyatakan sembuh, dengan nenunjukan surat sehat dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) atau dokter spesialis kejiwaan," kata Humas dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Muries Subiyantoro, Selasa (25/12).

Dikatakan Muries, dengan bukti surat keterangan dari RSJ dan dokter kejiwaan itu, ODGJ punya hak memilih dalam Pemilu 2019 mendatang.

 "Yang dikatakan disabilitas mental bukan orang gila yang menggelandang di jalan, kalau itu jelas tidak bisa. Tapi ODGJ yang sudah menjalani perawatan atau sudah dinyatakan sembuh," kata Muries yang juga sebagai Kepala Divisi Pencegahan dan Pengawasan Bawaslu Kabupaten Magetan ini.

Tessa Kaunang Hingga Krisna Mukti Makin Pede Hadapi Pemilu Pasca Blusukan Pasar dan Mall Surabaya  

Menurut Muries, tidak ada perlakuan khusus untuk ODGJ itu saat pelaksanaan coblosan di tempat pemungutan suara (TPS) masing masing.

Karena selain surat sehat dari RSJ dan dokter kejiwaan ada surat jaminan dari keluarga ODGJ.

"Seandainya saat pelaksanaan Pilpres 2019 itu yang bersangkutan mendadak kambuh, dan parah, ini akan diperlakukan khusus dan menjadi pertimbangan boleh tidaknya melakukan pemilihan," ujar Muries.

PAN Jatim Tolak Usulan Amien Rais Mundur dari Ketua Dewan Kehormatan

Dijelaskan Muries, dengan memberikan hak pilih kepada 235 ODGJ yang sudah dinyatakan sembuh itu, hak politik yang bersangkutan tidak dicederai dan mereka masih tetap memilih.

"Dengan surat keterangan itu, ODGJ di Kabupaten Magetan apa bisa melaksanakan pencoblosan di hari H nanti atau tidak tergantung pemilu presiden 2019 atau tidak bisa," tutur Muries.

Bawaslu, lanjut Muries sudah melakukan cheking hasil temuan KPU Kabupaten Magetan dengan temuan sebanyak 235 ODGJ itu, apakah nanti dijamin tidak mengganggu atau sebaliknya.

"Tapi selama warga ODGJ itu membawa surat keterangan sembuh atau sehat. Meski demikian, Bawaslu tidak berani menjamin. Yang penting surat keterangan yang berhak dan jaminan orang tua," pungkas Muries.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved