Bupati Jember Faida Targetkan Dua Pekan Tangkis Jebol Bisa Ditutup

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menargetkan dua pekan tangkis jebol Sungai Tanggul di Kecamatan Kencong bisa teratasi.

Bupati Jember Faida Targetkan  Dua Pekan Tangkis Jebol Bisa Ditutup
SURYA/SRI WAHYUNIK
Sejumlah warga di Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember harus menembus banjir untuk mengambil bantuan di dapur umum posko SDN Kraton 3, Rabu (26/12/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menargetkan dua pekan tangkis jebol Sungai Tanggul di Kecamatan Kencong bisa teratasi. Minimal tangkis yang jebol bisa ditutup memakai sheet pile atau papan besi.

Bupati Jember Faida mengatakan hal yang paling penting untuk segera ditangani adalah penutupan tangkis tersebut.

"Penutupan tanggul yang jebol ini yang harus segera dilakukan. Semua pihak bergerak dan semoga dalam dua pekan bisa ditangani," ujar Faida di sela-sela kunjungannya di lokasi banjir Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Rabu (26/12/2018) sore.

Terkait penanganan pengungsi, kata Faida, semua elemen di Jember sudah turun dan saling bekerja. Penanganan kedaruratan bencana dikoordinasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Untuk kesehatan pengungsi ditangani Dinas Kesehatan. Terkait pengungsi yang tidak mau tinggal di posko karena memilih tinggal di tenda-tenda di tangkis sungai karena pertimbangan sambil mengawasi rumah dan ternaknya. Bantuan kami distribusikan, seperti selimut dan alas tidur," tegas Faida kepada TribunJatim.com.

Sementara itu Kepala BPBD Jember M Rasyid menambahkan sheet pile itu akan terpasang maksimal dua pekan. Pihaknya sedang merancang desain sheet pile, kemudian dipesan kepada pembuat.

Steve Emmanuel Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sempat Tunjukkan Anak Jenis-Jenis Narkotika

Pengamat iPol Indonesia: Sulit Melepaskan PAN dari Sosok Amien Rais

Mulai 3 Januari 2019, Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup, Terkait Cuaca & Revitalisasi Ekosistem

"Nanti malam kami rancang desainnya seperti panjang dan lebarnya. Besok ke Surabaya, dan dalam dua pekan semoga sheet pile bisa terpasang," kata Rasyid kepada TribunJatim.com.

Sheet pile itu berfungsi menutup sementara tanggul yang jebol supaya arus Sungai Tanggul tidak berbelok ke permukiman warga.

Di belakang sheet pile itu akan dipasang bronjong, barulah tanggul permanen di buat. Meskipun permanen, tanggul itu merupakan tanggul alam, terbuat dari material tanah dan bebatuan bukan berupa plengsengan.

Rasyid berharap debit sungai Tanggul bersahabat alias tidak tinggi lagi sehingga proses penutupan tangkis itu bisa cepat dikerjakan.

Seperti diberitakan, banjir melanda Kecamatan Kencong akibat jebolnya tangkis Sungai Tanggul, Minggu (26/12/2018). Banjir menggenangi tiga desa di Kecamatan Kencong yakni Desa Kraton, Wonorejo, dan Paseban.

Dua hari terakhir, banjir meluas sampai ke Kecamatan Gumukmas, tepatnya di Desa Kepanjen.

Sampai Rabu (26/12/2018) sejumlah rumah masih terendam air cukup tinggi. Ratusan warga juga masih mengungsi. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved